counter

Polisi pasang beton dan kawat berduri jelang penetapan capres-cawapres

Bawaslu: dua orang dipenjara akibat politik uang di Jakarta
Aparat kepolisian memasang pagar kawat berduri di kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU), Jakarta, Sabtu (29/6/2019) ANTARA FOTO/Reno Esnir/aww. (ANTARA/RENO ESNIR)

Jakarta (ANTARA) - Satuan lalu lintas Polres Metro Jakarta Pusat memasang beton pembatas jalan dan kawat berduri di kawasan depan kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU), Jakarta Pusat, jelang penetapan rapat pleno penetapan calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres).

Pemasangan beton pembatas jalan dan kawat berduri ini sebagai pengalihan arus lalu lintas Jalan Imam Bonjol, Jakarta Pusat, dan telah di pasang sejak Sabtu pukul 21.00 WIB hingga waktu yang belum ditetentukan.

Baca juga: KPU harapkan kedua Paslon hadiri penetapan presiden dan wakil terpilih

Sementara itu, Polda Metro Jaya menyatakan hingga Sabtu belum ada permohonan aksi untuk rapat pleno terbuka penetapan capres dan cawapres tersebut.

"Belum ada (permohonan aksi), semoga lancar-lancar saja dan berjalan baik," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Argo Yuwono di Jakarta, Sabtu.

Rapat pleno terbuka penetapan pasangan capres dan cawapres terpilih akan digelar pada Minggu (30/6/2019) mulai pukul 15.30 WIB di kantor KPU RI, Jalan Imam Bonjol, Jakarta Pusat.

Penetapan calon terpilih ini menindaklanjuti putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang menolak seluruh gugatan sengketa hasil Pemilu Presiden 2019 yang diajukan Pasangan Calon Presiden/Wakil Presiden RI Prabowo Subianto- Sandiaga Uno.

Dengan demikian, pasangan Joko Widodo-Ma'ruf Amin akan dinyatakan sebagai pasangan calon presiden dan wakil presiden terpilih.

Baca juga: Jokowi-Ma'ruf Amin dijadwalkan hadiri rapat pleno KPU Minggu besok

Baca juga: KPU rapat pleno tentukan hari penetapan capres terpilih

KPU laporkan hasil pelaksanaan Pemilu 2019 kepada Presiden Jokowi

Pewarta:
Editor: Joko Susilo
Copyright © ANTARA 2019
Jimly minta para tokoh politik kurangi ujaran kebencian Sebelumnya

Jimly minta para tokoh politik kurangi ujaran kebencian

Rapat bahas Peraturan KPU Pilkada 2020 Selanjutnya

Rapat bahas Peraturan KPU Pilkada 2020