counter

Kapolda : Pleno penghitungan suara KPU Malut aman

Calon independen minimal didukung 24 ribu calon pemilih
Kapolda Maluku Utara Brigjen Pol Suroto saat bersama Ketua KPU Pudja Sutamat dan Ketua Bawaslu Malut Muksin Amrin (Abdul Fatah)
Ternate (ANTARA) - Kapolda Maluku Utara (Malut), Brigjen Pol Suroto menyebut, seluruh tahapan pleno penghitungan suara 10 kabupaten/kota di KPU Malut berjalan aman dan kondusif, meskipun ada dinamika selama pelaksanaan rekapitulasi tersebut.

"Saya mengapresiasi kinerja penyelenggara pemilu mulai dari tahapan pleno rekapitulasi seluruh kabupaten/kota, hingga tingkat Provinsi dan untuk semua rangkaian kegiatan ini berjalan aman, tertib, lancar dan Alhamdulillah akhirnya tahapan ini telah selesai secara sukses," kata Kapolda di Ternate, Minggu.

Dalam kesempatan itu, dirinya selaku penanggungjawab kantimbmas di Malut, yang bertanggung jawab dalam proses pengamanan pemilu 2019 mengapresiasi seluruh penyelenggara dalam hal ini KPU dan Bawaslu Provinsi Malut, atas kerja samanya dalam rangka pengamanan mulai dari awal hingga proses rekapitulasinya tuntas.

Selain itu, tokoh masyarakat dan tokoh agama yang dengan kesadaran dalam menjaga penyelenggaraan pemilu secara aman, sehingga ada perbedaan pendapat mari bersatu kembali, kalau ada yang kurang puas dengan hasil pemilu ini silakan di bawa ke Mahkamah Konsitusi (MK) maupun Bawaslu dan jangan lagi libatkan masyarakat.

"Polda Malut tetap melakukan pengamanan hingga adanya penetapan hasil pemilu 2019 oleh KPU pada tanggal 22 Mei nanti," kata Kapolda.

"Saya telah meminta seluruh personel dalam melaksanakan pengamanan ini kita laksanakan dengan sebaik-baiknya dengan penuh rasa tanggung jawab agar semuanya berjalan dengan apa yang kita rencanakan akhirnya tercapai," kata Suroto.

Polda Malut sendiri dalam pleno penghitungan suara di KPU Malut menerjunkan 800 personel gabungan, dari Polda, Polres dan TNI untuk memberi jaminan pelaksanaan rapat pleno terbuka rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara tingkat provinsi di KPU Malut berjalan secara aman dan damai.

Sementara itu, pimpinan partai politik (parpol) mengapresiasi pleno rekapitulasi penghitungan suara di Komisi Pemilihan Umum (KPU) Maluku Utara (Malut) berjalan secara jujur, adil, transparan dan demokratis, meskipun ada dinamika selama pelaksanaan pleno tersebut.

Ketua Tim Pemenang Prabowo-Sandi Malut, Wahda Zainal Imam mengatakan, selama pelaksanaan proses pleno rekapitulasi di tingkat KPU Malut berjalan secara akuntabel dan melahirkan pemimpin yang demokratis.

Menurut dia, pleno rekapitulasi di KPU Malut ini, sudah nampak adanya cara-cara demokratis yang dilakukan Komisioner KPU dalam memberikan kesempatan ke saksi maupun Bawaslu dalam menyikapi setiap dinamika yang berkembang selama pelaksanaan pleno rekapitulasi.

"Kami berikan apresiasi pula ke seluruh komponen TNI/Polri dan penyelenggara dalam pelaksanaan pilpres dan pileg aman, damai dan kondusif, sehingga masyarakat Malut bisa menerima secara lapang dada," katanya.

Kapolda Papua sebut KKB ingin masuk Kawasan Freeport

Pewarta:
Editor: Ruslan Burhani
Copyright © ANTARA 2019
PDIP dan Golkar raih kursi terbanyak di DPRD Maluku Utara Sebelumnya

PDIP dan Golkar raih kursi terbanyak di DPRD Maluku Utara

Deklarasi Santri Dukung Pemilukada Damai Selanjutnya

Deklarasi Santri Dukung Pemilukada Damai