counter

Ketua Bawaslu Surabaya baru terpilih siap sambut Pilkada Surabaya 2020

DKPP rehabilitasi ketua KPU - Bawaslu terkait Bupati Mandailing Natal
Ketua Badan Pengawas Pemilu Kota Surabaya Agil Akbar. (ANTARA/Dok. Istimewa)
Surabaya (ANTARA) - Ketua Badan Pengawas Pemilu Kota Surabaya Agil Akbar yang baru terpilih dalam rapat pleno menggantikan Hadi Margo Sambodo yang terkena sanksi Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP), menyatakan siap menyambut pelaksanaan Pilkada Surabaya 2020.

"Menyambut Pilkada 2020, Bawaslu Surabaya sedang merencanakan serangkaian kegiatan agar penyelenggaraan Pilkada 2020 tersebut berlangsung lancar sesuai ketentuan perundang-undangan," kata Agil Akbar, di Surabaya, Selasa.

Selain itu, lanjut dia, pihaknya perlu meningkatkan kualitas dalam hal pengawasan dan pencegahan selama tahapan Pilkada Surabaya 2020.

Menurut dia, pihaknya perlu melakukan evaluasi dan menarik inti dari kekurangan serta peluang dari Pemilu 2019. Selain itu, lanjut dia, termasuk proses memperbaiki kepercayaan publik dan  komunikasi dengan pemangku kepentingan terkait.
Baca juga: Ketua Bawaslu Surabaya diberhentikan dari jabatannya

Agil bersama komisioner Bawaslu Surabaya lainnya berkomitmen untuk terus melakukan perbaikan di lembaga yang dipimpinnya itu.

Anggota Bawaslu Surabaya Yaqub Baliyya membenarkan sudah ada rapat pleno terkait pemilihan Ketua Bawaslu Surabaya yang baru.

"Iya sudah bermufakat untuk voting, dan hasil voting dimufakati sebagai ketua. Intinya ya itu hasil mufakatnya. Jadi sudah tidak ada masalah," ujarnya.

Rapat pleno penggantian Ketua Bawaslu Surabaya terkait Tindak Lanjut Putusan DKPP Nomor: 87-PKE-DKPP/V/2019 digelar bertepatan dengan Rapat Koordinasi Bawaslu Jatim di Batu pada 23 Juli 2019.

Rapat pleno tersebut dihadiri semua komisioner Bawaslu Surabaya, yaitu Agil Akbar, Hadi Margo, Hidayat, Usman, dan Yaqub Baliyya. Hasil pleno tersebut memutuskan Agil Akbar menggantikan Hadi Margo.
Pewarta:
Editor: Budisantoso Budiman
Copyright © ANTARA 2019
Pengamat: Siapapun cenderung merapat ke Jokowi Sebelumnya

Pengamat: Siapapun cenderung merapat ke Jokowi

Nadiem dapat dukungan dari Asosiasi Driver Online Selanjutnya

Nadiem dapat dukungan dari Asosiasi Driver Online