Massa mulai berdatangan di Bawaslu RI

Polisi temukan TKP lima korban tewas kericuhan 22 Mei
Polisi berjaga ketika berlangsungnya aksi damai di kawasan Jalan MH Thamrin, Jakarta, Jumat (24/5/2019). ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/wsj/pri
Jakarta (ANTARA) - Massa mulai berdatangan di sekitar gedung Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Republik Indonesia (RI), di Jakarta Pusat, Jumat, sebagai bentuk aksi menuntut kejujuran dalam Pemilu 2019.

Rombongan massa tersebut datang bergerombol dari arah Monas. Mereka mengaku berasal dari pendukung pasangan calon presiden dan wakil presiden.

Mereka datang membawa berbagai atribut seperti Bendera Merah Putih, bendera ormas bertuliskan GMPK, dan bendera tauhid.

Pada saat kedatangannya, mereka meneriakkan orasinya melalui pengeras suara di atas mobil. Selain itu, lagu Indonesia Raya juga sempat dinyanyikan.

Selain massa dari arah Monas, massa yang datang dari arah Jalan Agus Salim juga terkonsentrasi di depan Sarinah.

Sementara itu, aparat keamanan siap siaga untuk berjaga-jaga di tengah-tengah massa dan di sekitar kantor Bawaslu RI. Personel Kepolisian Republik Indonesia (Polri) beserta TNI dan aparat gabungan lainnya memperketat pengamanan di kantor Bawaslu RI dengan memasang barikade kawat barrier berduri.

Saksi BPN enggan buka soal ancaman dan identitas pengancam

Pewarta:
Editor: Kunto Wibisono
Copyright © ANTARA 2019
Lolos ke Senayan, Achmad Baidowi raih suara terbanyak di PPP Sebelumnya

Lolos ke Senayan, Achmad Baidowi raih suara terbanyak di PPP

Sidang MK, KPU nilai tim kuasa hukum BPN tidak taat hukum acara Selanjutnya

Sidang MK, KPU nilai tim kuasa hukum BPN tidak taat hukum acara