counter

KPU kabupaten/kota diminta sediakan genset antisipasi mati listrik

Calon independen minimal didukung 24 ribu calon pemilih
Ketua KPU Nusa Tenggara Barat (NTB) Suhardi Soud. (ANTARA/Nur Imansyah).
Mataram (ANTARA) - KPU kabupaten kota di Nusa Tenggara Barat diminta menyediakan genset untuk mengantisipasi terjadinya mati listrik saat pemungutan dan penghitungan suara pada Pemilu 2019.

"Ini dimaksudkan untuk mengantisipasi terjadinya mati lampu secara tiba-tiba. Terlebih pada saat proses perhitungan suara," ujar Ketua KPU NTB Suhardi Soud di Mataram, Rabu.

Menurutnya, penyediaan genset penting untuk disampaikan kepada KPU kabupaten/kota demi kebaikan serta kelancaran dalam menyukseskan pelaksanaan Pemilu 2019 di NTB.

"Minimal di kabupaten/kota punya genset. Karena NTB kan rawan mati listrik," ucapnya.

Lebih lanjut, ia menyampaikan karena pemilu merupakan agenda besar nasional, ia mengajak semua pihak untuk turut berpartisipasi menyukseskan semua tahapan.

Selain itu, ia juga meminta kepada kepada pihak Pemprov NTB dapat berkoordinasi dengan PLN yang ada di kabupaten/kota, agar jangan sampai terjadinya pemadaman listrik pada saat proses penghitungan suara.

Terlebih menurut Suhardi bahwa penentuan suksesnya Pemilu di NTB bukan hanya dari pihak KPU maupun pemerintah daerah, namun juga merupakan tanggungjawab bersama semua pihak untuk saling mendukung.

"Intinya kita harap, terutama pihak PLN dapat berkontribusi dalam penyediaan listrik tersebut," katanya.

KPU bidik kawasan wisata Lombok untuk bangun taman pintar pemilu

Pewarta:
Editor: Kunto Wibisono
Copyright © ANTARA 2019
Mahfud MD dan kawan-kawan datangi KPU beri dukungan Sebelumnya

Mahfud MD dan kawan-kawan datangi KPU beri dukungan

Deklarasi Santri Dukung Pemilukada Damai Selanjutnya

Deklarasi Santri Dukung Pemilukada Damai