KPU Sleman bagikan formulir A5 pemilih luar daerah

Akademisi sebut Prabowo-Jokowi akan bertemu pascaputusan MK
Arsip. Peserta mengikuti Simulasi Pemungutan dan Penghitungan Suara Pemilihan Umum 2019 di Surabaya, Jawa Timur, Minggu (27/1/2019). Kegiatan yang diikuti Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS) dari tujuh kecamatan di Surabaya itu bertujuan untuk memberikan pengetahuan terkait mekanisme dan prosedur di Tempat Pemungutan Suara (TPS) saat pelaksanaan Pemilihan Umum. (ANTARA FOTO/Didik Suhartono/aww)
Hingga saat ini formulir A5 yang masuk ke KPU Sleman sebanyak 328 tapi masih bisa bertambah lagi karena yang lewat PPS juga ada
Sleman (ANTARA News) - Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta terus berupaya meningkatkan partisipasi pemilih pada Pemilu 2019 salah satunya dengan membagikan formulir A5 bagi pemilih luar daerah.

"Untuk meningkatkan partisipasi masyarakat atau pemilih pada Pemilu 2019, salah satunya dengan membagikan formulir A5 pemilih luar daerah," kata Ketua KPU Kabupaten Sleman Trapsi Haryadi di Sleman, Rabu.

Menurut dia, upaya membagikan formulir A5 tersebut untuk mempermudah para pemilih yang berasal dari luar daerah untuk bisa menggunakan hak pilihnya di Sleman.

"Dengan formulir A5, pemilih dari luar daerah bisa menggunakan hak pilihnya di wilayah Sleman," katanya.

Ia mengatakan, namun, perpindahan lokasi tempat mencoblos juga berpengaruh terhadap jumlah surat suara yang didapatkan, misalnya jika lintas kabupaten.

"Pemilih lintas kabupaten dengan formulir A5 hanya akan mendapatkan empat surat suara yaitu surat suara parpol, calon presiden (capres), DPD dan DPR RI. Sedang untuk DPRD kabupaten, karena sudah pindah jadi tidak bisa menggunakan hak suaranya," katanya.

Trapsi mengatakan, pembagian formulir A5 menyasar di beberapa tempat pendidikan seperti perguruan tinggi serta pondok pesantren.

"Hingga saat ini formulir A5 yang masuk ke KPU Sleman sebanyak 328 tapi masih bisa bertambah lagi karena yang lewat PPS juga ada," katanya.

Ia mengatakan, pihaknya juga telah mengukuhkan sebanyak 55 anggota Relawan Demokrasi Pemilu 2019 untuk meningkatkan partisipasi pemilih.

"Sebanyak 55 relawan demokrasi ini nantinya dibagi dalam 11 basis, dan setiap basis beranggotakan lima orang," katanya.

Menurut dia, 11 basis tersebut terdiri dari basis keluarga, pemilih muda, pemilih pemula, basis media sosial, dan basis marjinal.

"Kami sengaja melakukan penetrasi pada kelompok-kelompok tersebut untuk meningkatkan kualitas pemilu," katanya.

Baca juga: Pelajar/mahasiswa pindah memilih diminta segera urus A5

Ratusan mahasiswa Jember terancam tidak mencoblos

Pewarta:
Editor: Tasrief Tarmizi
Copyright © ANTARA 2019
Sekjen Bawaslu: Jangan tunda honor pengawas Sebelumnya

Sekjen Bawaslu: Jangan tunda honor pengawas

Hakim MK tak temui fakta ajakan berbaju putih sebabkan intimidasi Selanjutnya

Hakim MK tak temui fakta ajakan berbaju putih sebabkan intimidasi