pemilu.antaranews.com
HITUNG CEPAT
PEMILU PRESIDEN 2024
25.55%
57.81%
16.62%
25.34%
58.08%
16.58%
25.06%
59.08%
15.86%
24.77%
59.19%
16.04%

Magelang rekrut 20.000 keluarga antipolitik uang

Rutan Salemba sudah terima logistik Pemilu 2024
Mahasiswa melakukan teatrikal ketika menggelar aksi Lawan Politik Uang di Jalan Urip Sumoharjo Solo, Jawa Tengah, Selasa (26/6/2018). Mereka mengajak warga menolak praktik politik uang untuk membeli hak pilih dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak pada Rabu (27/6/2018). (ANTARA FOTO/Maulana Surya)
Magelang (ANTARA News) - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, menargetkan dapat merekrut sedikitnya 20.000 keluarga antipolitik uang guna mengantisipasi kecurangan menjelang Pemilu 2019 berupa politik uang.

"Dalam program ini kami mewajibkan seluruh keluarga besar panitia pengawas (panwas), dari Bawaslu Kabupaten Magelang beserta sekretariat, panwas kecamatan, dan panwas desa untuk menjadi keluarga antipolitik uang," kata Ketua Bawaslu Kabupaten Magelang, M. Habib Shaleh di Magelang, Senin.

Ia menuturkan tugas mereka adalah menolak politik uang, tidak akan menerima politik uang. Mereka akan mengajak keluarga mereka, tetangga mereka, lingkungan mereka untuk bersama-sama menolak politik uang dalam Pemilu 2019.

"Dari keluarga besar panwas ini kami harapkan akan bisa menyebar ke berbagai segmen masyarakat, targetnya 20.000 keluarga antipolitik uang dan sejak dideklarasikan kemarin kami langsung buka pendaftaran di berbagai acara sampai jelang Pemilu 17 April 2019," katanya.

Ia mengatakan sasaran kegiatan ini seluruh elemen masyarakat dan panwas desa ditargetkan bisa merekrut keluarga antipolitik uang sebanyak 15 keluarga setiap bulan.

"Jadi, sampai menjelang Pemilu nanti, setiap panwas desa akan merekrut 45 keluarga antipolitik uang," katanya.

Ia menuturkan pada Maret 2019 pihaknya juga akan merekrut panwas di tingkat tempat pemungutan suara (TPS), setiap satu panwas nanti juga diwajibkan merekrut 10 keluarga antipolitik uang sehingga total diharapkan ada 20.000 keluarga antipolitik.

"Semakin banyak keluarga antipolitik uang di sekitar TPS maka ruang gerak dari para pelaku politik uang akan semakin terbatas," katanya.

Baca juga: Bawaslu ajak masyarakat jadi pemilih rasional
Baca juga: Politik uang ibarat racun dalam demokrasi


 
Pewarta:
Editor: Edy Sujatmiko
Copyright © ANTARA 2019
PKS Sumut gelar kemah persiapan hadapi Pemilu 2019 Sebelumnya

PKS Sumut gelar kemah persiapan hadapi Pemilu 2019

Prabowo-Gibran sambangi Istana setelah penetapan KPU Selanjutnya

Prabowo-Gibran sambangi Istana setelah penetapan KPU