Krisdayanti ingin perjuangkan penyandang cacat

TKN Jokowi-Maruf teruskan iklan sosialisasi nomor rekening
Calon anggota DPR dari Partai PDI Perjuangan, Krisdayanti (ANTARA News/Riza Harahap)
Jakarta (ANTARA News) - Satu lagi artis menjadi calon anggota legislatif. Dia adalah Krisdayanti, calon anggota DPR dari Partai PDI Perjuangan, yang ingin memperjuangkan kaum perempuan, perlindungan anak, serta kelompok penyandang cacat.

"Menjadi caleg dari PDI Perjuangan, saya telah mendapat pembekalan dan arahan dari pimpinan partai, termasuk dari ketua umum Ibu Megawati," kata dia, di sela kegiatan kunjungan ke Museum Kebangkitan Nasional, di Jalan Abdul Rachman Saleh, Jakarta, Selasa.

Ia bersama sejumlah caleg artis, yakni Iis Sugianto, Chicha Koeswoyo, dan Lita Zen, serta sejumlah calon anggota legislatif PDI Perjuangan untuk DPRD DKI Jakarta, mengunjungi Museum Kebangkitan Nasional untuk menerima pembekalan wawasan terkait nasionalisme dan persatuan Indonesia.

Menurut dia, Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, menyatakan, agar para calon anggota legislatif dari kalangan artis dapat memperjuangkan penguatan kebudayaan Indonesia melalui perannya sebagai seniman.

"DPR memberikan wadah untuk para seniman dan praktisi budaya memperjuangkan penguatan kebudayaan dengan pembuatan regulasi, di Komisi X," kata diva pop Indonesia ini.

Perempuan kelahiran Kota Batu, Jawa Timur pada 24 Maret 1975 ini mengatakan, dia juga tertarik untuk memperjuangkan, kaum perempuan, anak-anak, dan penyandang cacat.

"Di tempat kelahiran saya, ada sekitar 1.000 orang penyandang cacat. Kalau saya terpilih menjadi anggota DPR RI," akan saya perjuangkan menjadi lebih baik," katanya, yang terdaftar di daerah pemilihan Jawa Timur V yakni Kabupaten Malang, Kota Malang, dan Kota Batu.
Pewarta:
Editor: Ade P Marboen
Copyright © ANTARA 2018
Pembekalan calon legislatif PDI Perjuangan di museum Sebelumnya

Pembekalan calon legislatif PDI Perjuangan di museum

Generasi milenial dalam integritas politik bangsa Selanjutnya

Generasi milenial dalam integritas politik bangsa