counter

Pengamat: PAN potensial pimpin barisan oposisi

Tingkat partisipasi Pemilu 2019 tertinggi setelah reformasi
Partai PAN (kpu)
Kalau misalnya Gerindra jadi bagian kekuasaan, PAN bisa menjadi pemimpin oposisi
Jakarta (ANTARA) - Pengamat politik dari Universitas Negeri Jakarta (UNJ) Ubaidilah Badrun menilai PAN potensial memimpin barisan partai politik di luar pemerintahan Jokowi-Ma'ruf atau oposisi apabila Partai Gerindra bergabung dalam pemerintahan.

"Kalau misalnya Gerindra jadi bagian kekuasaan, PAN bisa menjadi pemimpin oposisi," kata Ubaidilah di Padepokan Pencak Silat, Jakarta, Jumat.

Baca juga: Amien sebut PAN oposisi lebih bermartabat

Dia menyarankan agar PAN bisa menjalin komunikasi dengan PKS sebelum memimpin barisan oposisi karena partai pimpinan Sohibul Iman itu dinilai konsisten menjadi oposisi.

Menurut dia, PAN memiliki kemampuan memimpin barisan partai oposisi meskipun perolehan suaranya tidak besar di Pemilu 2019 namun partai tersebut harus membawa gagasan yang kuat untuk memimpin oposisi.

"Kepemimpinan oposisi itu bukan dengan berdasarkan kalkulasi kuantitatif. Kepemimpinan oposisi itu dibangun atas dasar gagasan," ujarnya.

Ubaidillah menilai PAN akan lebih terhormat apabila memilih menjadi partai di luar pemerintahan dan memimpin barisan oposisi.

Baca juga: Senior PAN: Arus bawah kader ingin partai jadi oposisi
Baca juga: Pengamat sarankan PAN jadi oposisi

35 Anggota DPRD Kendari ditetapkan, PKS dominasi parlemen

Pewarta:
Editor: Tasrief Tarmizi
Copyright © ANTARA 2019
Senior PAN: Arus bawah kader ingin partai jadi oposisi Sebelumnya

Senior PAN: Arus bawah kader ingin partai jadi oposisi

Seorang anggota DPRD Jember terpilih naik ojek untuk hadiri pelantikan Selanjutnya

Seorang anggota DPRD Jember terpilih naik ojek untuk hadiri pelantikan