counter

PKB memperkirakan terjadi koalisi terbatas kubu 01 dan 02

Perludem usulkan Pilkada DKI Jakarta tahun 2022
Ketua DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Abdul Kadir Karding. (ANTARA/Kuntum Khaira Riswan)
Jakarta (ANTARA) - Ketua DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Abdul Kadir Karding memperkirakan akan terjadi koalisi terbatas antara kubu 01 dan 02 dari Pemilihan Presiden 2019 lalu, namun terjadi hanya di parlemen, bukan di kabinet Pemerintahan Jokowi-Ma'ruf Amin.

"Saya menduga akan terjadi koalisi terbatas, mungkin Gerindra atau partai lain masuk namun hanya di DPR atau MPR RI. Itu salah satu opsi dan kemungkinan," kata Karding, di Jakarta, Sabtu.

Dia mengatakan, semua pihak tahu bahwa kebutuhan rekonsiliasi dalam politik itu tidak bisa sekadar dengan perkataan "kita bersatu", namun bentuk bersatunya apa, salah satunya di MPR RI.

Namun, Karding enggan menjelaskan lebih jauh terkait rekonsiliasi di MPR dalam format komposisi pimpinan di lembaga tersebut.

"Di MPR RI itu kan bukan hanya ketua dan pimpinan MPR, tapi ada Badan Sosialisasi dan badan-badan lain," ujarnya.
Baca juga: Pengamat sebut kemungkinan terbentuknya oposisi konsensus

Selain itu, dia mengapresiasi pernyataan Presiden terpilih Joko Widodo bahwa koalisinya sudah sangat kuat dan diyakini akan efektif dan produktif.

Karding mencontohkan di era Pemerintahan SBY, koalisi partai politik besar namun mengelola koalisinya perlu bekerja tersendiri.

"Sebenarnya untuk kestabilan politik, terutama politik pemerintah sudah cukup, saya menduga, asumsi saya kemungkinan akan terjadi koalisi terbatas," katanya pula.

Kader Partai Nasdem dan PKB kokohkan kabinet Jokowi-Ma’ruf Amien

Pewarta:
Editor: Budisantoso Budiman
Copyright © ANTARA 2019
PKS pilih sikap di luar pemerintahan Sebelumnya

PKS pilih sikap di luar pemerintahan

Pilkades serentak Kabupaten Tegal Selanjutnya

Pilkades serentak Kabupaten Tegal