counter

TNI bantu polisi tertibkan massa sekitar Bawaslu

Tingkat partisipasi Pemilu 2019 tertinggi setelah reformasi
Dandim 0501 Jakarta Pusat Letkol TNI Inf Wahyu Yudhayana (kanan) ketika memantau situasi di sekitar perempatan Sabang, Jakarta, Jumat (24/5/2019) (Dewa Wiguna)
Saya ingatkan beliau-beliau untuk kembali, ini sudah malam dan mungkin melanjutkan ke tempat lain
Jakarta (ANTARA) -
Sejumlah personel Tentara Nasional Indonesia (TNI) membantu petugas kepolisian untuk menertibkan massa yang sebelumnya berkumpul di sekitar gedung Bawaslu RI, Jakarta, Jumat malam.
 
"Saya ingatkan beliau-beliau untuk kembali, ini sudah malam dan mungkin melanjutkan ke tempat lain," kata Dandim 0501 Jakarta Pusat Letkol TNI Inf Wahyu Yudhayana ditemui di perempatan Sabang, Jakarta.
 
Wahyu mengaku tidak mengetahui pergerakan selanjutnya dari massa yang sebelumnya berkumpul di sekitar Bawaslu RI, di Jalan Thamrin, Jakarta Pusat.
 
"Mungkin ada yang pulang, masjid atau ke rumah perjuangan," imbuhnya.
 
Ia menuturkan saat ini keamanan sepenuhnya dikendalikan petugas kepolisian.
 
TNI, lanjut dia, dalam posisi membantu petugas kepolisian dalam menjaga keamanan.
 
Meski demikian, Wahyu tidak membeberkan personel TNI yang terlibat membantu polisi melakukan pengamanan di sekitar kawasan Jalan Thamrin.
 
"Fokusnya kami bantu ciptakan kondusifitas dan agar penyampaian aspirasi dan kegiatan bisa berjalan baik," tuturnya.
 
Sebelumnya, sejumlah orang dari berbagai daerah berkumpul di depan gedung Bawaslu RI.
 
Dalam kesempatan itu, mereka melakukan tabur bunga untuk mengenang mereka yang meninggal dalam unjuk rasa yang berujung kericuhan pada 22 Mei.
 
Setelah melakukan tabur bunga, mereka kemudian meninggalkan gedung Bawaslu RI.
 
Beberapa di antaranya masih terlihat berkerumum di sekitar perempatan Sabang atau di Jalan Agus Salim, Jakarta Pusat.

Warga negara asing tak khawatirkan keamanan Jakarta

Pewarta:
Editor: Chandra Hamdani Noor
Copyright © ANTARA 2019
Jurnalis asal Yogya diduga hilang saat aksi 22 Mei Sebelumnya

Jurnalis asal Yogya diduga hilang saat aksi 22 Mei

Seorang anggota DPRD Jember terpilih naik ojek untuk hadiri pelantikan Selanjutnya

Seorang anggota DPRD Jember terpilih naik ojek untuk hadiri pelantikan