counter

Kapolda Jambi pantau rapat pleno KPU Provinsi

Calon independen minimal didukung 24 ribu calon pemilih
Kepala kepolisian daerah (Kapolda) Jambi Irjen Pol Muchlis AS memantau dan meninjau langsung jalannya rapat pleno rekapitulasi hasil Pemilu 2019 digelar Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Jambi yang berlangsung 8-10 Mei di Hotel BW Jambi.(Antara jambi/Nanang Mairiadi).
Jambi (ANTARA) - Kepala kepolisian daerah (Kapolda) Jambi Irjen Pol Muchlis AS memantau dan meninjau langsung jalannya rapat pleno rekapitulasi hasil Pemilu 2019 digelar Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Jambi yang berlangsung 8-10 Mei di Hotel BW Jambi.

Kapolda Jambi, Muchlis AS bersama pejabat utama Polda tiba di BW hotel, Rabu, disambut Ketua KPU Provinsi Jambi M Subhan dan langsung menuju salah satu ruangan yang dipakai untuk rapat pleno rekapitulasi hasil Pemilu 2019 dan mengikuti langsung acara pembukaan rapat tersebut.

Kapolda Jambi lrjen Pol Muhclis AS yang di dampingi oleh Direktur Reserse Kriminal Umum AKBP M Edi Faryadi meninjau langsung jalannya rapat pleno tingkat provinsi untuk memastikan, rapat penghitungan suara berjalan lancar tanpa adanya keributan.

Dalam rapat pleno KPU Provinsi Jambi tersebut turut hadir, perwakilan dari Kejati Jambi, perwakilan dari Danrem 042 Garuda putih, Bawaslu Provinsi Jambi, serta para saksi, baik dari calon presiden hingga saksi dari calon legislatif.

Dalam rapat pleno tersebut, salah satu komisioner Komisi Pemilihan Umum Jambi, Sanusi saat membacakan tata tertib rapat pleno dan dirinya juga mengajak kepada seluruh peserta yang hadir untuk mengirimkan doa dengan membacakan surat Alfatihah yang diberikan kepada panitia pemilu yang meninggal dunia.

"Mari kita sama sama, kita kirimkan doa untuk panitia yang meninggal dunia dengan membacakan surat Alfatihah dan seluruh peserta yang masuk kedalam ruangan rapat juga dikenakan untuk memakai pita hitam sebagai tanda berduka," katanya.

Sampai saat ini rapat pleno rekapitulasi hasil Pemilu yang digelar KPU Provinsi Jambi berjalan aman dibawah pengawalan aparat kepolisian.
Pewarta:
Editor: Chandra Hamdani Noor
Copyright © ANTARA 2019
Utamakan asing, Prabowo dinilai tak percaya institusi nasional Sebelumnya

Utamakan asing, Prabowo dinilai tak percaya institusi nasional

Deklarasi Santri Dukung Pemilukada Damai Selanjutnya

Deklarasi Santri Dukung Pemilukada Damai