Pandis Heram: Banyak surat suara presiden tertukar

Diperiksa 10 jam lebih Amien tidak ditahan
Sejumlah kotak suara yang ditaruh di Kantor Distrik Heram, Abepura, Kota Jayapura, Provinsi Papua (ANTARA News Papua/Musa Abubar)
Jayapura (ANTARA) - John Morin, Ketua Panitia Pengawas Distrik (Pandis) Heram, Abepura, Kota Jayapura, Provinsi Papua mengatakan banyak surat suara tertukar di kotak suara

Kepada ANTARA di Jayapura, Jumat, Jhon mengatakan pihaknya menemukan surat suara presiden diisi di kotak suara DPR RI, kotak suara DPD RI, kotak suara DPR kabupaten/kota, dan kotak suara DPR provinsi.

"Ada hal-hal yang kita temukan di proses rekapitulasi presiden dan DPR RI, beberapa C1 plano presiden tertukar di kotak suara lainnya semisal di kotak surat suara DPR RI, dan DPD RI," kata Jhon.

Jhon menduga, hal itu bisa terjadi mungkin karena kelelahan, sehingga kebanyakan salah mengisi di kotak suara.

Selain itu, kata dia, rekapitulasi suara yang dilakukan oleh Ketua Panitia Pemungutan Suara (KPPS) di masing-masing tempat pemungutan suara di lakukan sejak malam hingga pagi.

Sebagian TPS lagi, menurut dia, merekap surat suara di TPS hingga siang hari baru diserahkan ke kantor distrik.

"Ini terjadi di Kelurahan Waena, Distrik Heram, sebagian besar surat suara presiden yang tertukar," katanya.

Ia menambahkan, baru satu kelurahan sudah seperti itu, belum di kelurahan lainnya. Kemungkinan besar akan sama, yakni ditemukan surat suara presiden.

Suasana gedung MK saat kedatangan tim hukum BPN

Pewarta:
Editor: Ruslan Burhani
Copyright © ANTARA 2019
11 TPS gelar PSU serentak di Jakarta pada Sabtu Sebelumnya

11 TPS gelar PSU serentak di Jakarta pada Sabtu

Gerindra: Prabowo belum berencana bertemu Jokowi Selanjutnya

Gerindra: Prabowo belum berencana bertemu Jokowi