Ada 9.430 pemilih disabilitas di Pemilu 2019 di Jakarta

Polri tanggapi temuan Amnesty Internasional terkait kekerasan Brimob
Profil Yose (kiri), seorang penyandang disabilitas yang sedang mengurus surat pemberitahuan pemilih tambahan (formulir A5) di Kantor KPU DKI Jakarta (10/4/2019). (ANTARA/Fauzi Lamboka)

Jakarta (ANTARA) - KPU DKI Jakarta menyebut ada 9.430 pemilih disabilitas di enam kabupaten/kota akan menyalurkan suaranya pada Pemilu 17 April 2019.

“Angka itu merupakan hasil rapat pleno rekapitulasi daftar pemilih tetap hasil perbaikan tahap 3 (DPTHP-3),” kata Ketua KPU DKI Jakarta, Betty Epsilon Idros, di Jakarta, Selasa.

Ia memerinci, pemilih disabilitas di DKI Jakarta terdiri dari tunadaksa (cacat gerakan) sebanyak 1.717 orang, tunanetra (cacat penglihatan/906 orang, tunarungu (cacat pendengaran/1.060 orang, tunagrahita (keterbelakangan mental/3.510 orang), dan disabilitas lain 2.177 orang.

Ia menjelaskan, penyelenggara Pemilu juga menyiapkan pendamping di TPS agar para disabilitas dapat menyalurkan aspirasinya dengan baik. KPU DKI Jakarta juga telah melakukan sosialisi ke sejumlah panti sosial yang ada di Jakarta Barat dan Jakarta Timur.

Menurut dia, hak pilih bagi penyandang disabilitas mental sama seperti pemilih lainya, dilindungi UU Nomor 7/2017 tentang Pemilihan Umum.

KPU DKI Jakarta mengesahkan 7.761.598 pemilih tersebar di 29.010 TPS pada Pemilu 17 April 2019. Berdasarkan DPTHP-3 ada 809.975 pemilih di Jakarta Pusat, 1.253.753 pemilih di Jakarta Utara, 2.246.279 pemilih di Jakarta Timur, 1.694.316 pemilih di Jakarta Selatan, 1.738.262 pemilih di Jakarta Barat dan 19.013 pemilih di Kepulauan Seribu.

KPU DKK Jakarta juga mengesahkan daftar pemilih tambahan (DPTb) sebanyak 13.503 pemilih tersebar di 53 TPS. Berdasarkan DPTb ada 2.422 pemilih di Jakarta Pusat, 7.897 pemilih di Jakarta Timur, 1.352 pemilih di Jakarta Selatan dan 1.832 pemilih di Kepulauan Seribu.

Pemilu 2019 digelar serentak seluruh Indonesia untuk memilih pasangan calon presiden dan wakil presiden, anggota DPD, anggota DPR, DPRD provinsi dan kabupaten/kota.

 

 

Peran orang tua tentukan pilihan anak tuna grahita

Pewarta:
Editor: Ade P Marboen
Copyright © ANTARA 2019
11 kecamatan di Banggai terancam tidak laksanakan pencoblosan Sebelumnya

11 kecamatan di Banggai terancam tidak laksanakan pencoblosan

Warga NU gelar istighotsah di daerah saat putusan MK Selanjutnya

Warga NU gelar istighotsah di daerah saat putusan MK