counter

Kronologi penangkapan terduga politik uang di Jakarta Utara

KPU RI tetapkan hasil Pemilu 2019 setelah putusan MK
Komisioner Divisi Penindakkan Bawaslu Provinsi DKI Jakarta Puadi. (ANTARA News/Fianda Rassat)
Kita akan lihat, kita kan harus proses klarifikasi dulu, jadi belum dapat dikatakan ini adalah dugaan pelanggaran
Jakarta (ANTARA) - Komisioner Divisi Penindakkan Bawaslu Provinsi DKI Jakarta Puadi membeberkan kronologi penangkapan terduga pelaku politik uang di posko pemenangan Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta M Taufik di Warakas, Jakarta Utara.

"Pertama adalah informasi ini datang dari masyarakat bahwa ada aktivitas peserta pemilu terhadap warga di hari tenang," kata Puadi di Mapolres Jakarta Utara, Selasa.

Kemudian berdasar informasi awal tersebut petugas Bawaslu Jakarta Utara dan kepolisian datang dan kemudian mengamankan satu orang terduga bernama Charles Lubis yang diamankan dengan barang bukti sejumlah amplop berisi uang.

Meski demikian Puadi belum bisa memastikan apakah ada dugaan pelanggaran pidana pemilu dalam proses tersebut.

"Kita akan lihat, kita kan harus proses klarifikasi dulu, jadi belum dapat dikatakan ini adalah dugaan pelanggaran," ujarnya.

Berdasarkan informasi terduga yang diamankan, uang tersebut adalah uang untuk saksi parpol.

"Informasinya untuk saksi parpol. Maka nanti setelah diregistrasi, diplenokan, penyelidikan dan klarifikasi, baru bisa ditentukan apakan barang bukti ini adalah untuk saksi parpol," tukasnya.

Bawaslu usul revisi UU larang mantan koruptor maju pilkada

Pewarta:
Editor: Chandra Hamdani Noor
Copyright © ANTARA 2019
21 TPS di Kabupaten Jayapura digeser akibat terkena bencana alam Sebelumnya

21 TPS di Kabupaten Jayapura digeser akibat terkena bencana alam

Akademisi sarankan pemerintah revisi UU pemilihan kepala daerah Selanjutnya

Akademisi sarankan pemerintah revisi UU pemilihan kepala daerah