counter

Ketua KPU RI prihatin keterlibatan siswa SMA dalam hoaks pemilu

Calon independen minimal didukung 24 ribu calon pemilih
Ketua KPU RI Arief Budiman (Foto: I.C.Senjaya)
Semarang (ANTARA) - Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Republik Indonesia Arief Budiman prihatin dengan keterlibatan siswa SMA dalam penyebaran hoaks berkaitan dengan penyelenggaraan pemilu.

"Yang merisaukan dari penyebaran hoaks ini pelakunya ternyata sebagian dari mereka anak SMA," kata Arief di Semarang, Selasa.

Ia menyayangkan ilmu yang dimiliki para siswa SMA itu digunakan untuk hal yang tidak baik.

Polisi sendiri, lanjut dia, sudah bergerak cepat untuk mengambil tindakan tegas atas laporan berita bohong terhadap KPU itu.

Arief juga mengungkapkan adanya permohonan maaf dari para siswa SMA yang tersangkut dengan tindak pidana tersebut.

"Saya akan memberi pengampunan asal terbukti mereka bekerja sendirian. Tetapi kalau terbukti mereka dipekerjakan oleh jaringan yang bertujuan mengganggu pemilu, saya minta dihukum tegas," katanya.

Arief menegaskan dirinya tidak menggubris banyaknya hoaks yang beredar seputar penyelenggaraan pemilu.

"Tetapi kalau sudah substansial mengganggu pemilu akan saya lawan," tegasnya.
Pewarta:
Editor: Yuniardi Ferdinand
Copyright © ANTARA 2019
Akademisi minta KPU-Bawaslu waspadai kecurangan pemilu di lokasi pengungsian Sebelumnya

Akademisi minta KPU-Bawaslu waspadai kecurangan pemilu di lokasi pengungsian

Deklarasi Santri Dukung Pemilukada Damai Selanjutnya

Deklarasi Santri Dukung Pemilukada Damai