MMIB yakin Munas Alim Ulama ubah peta politik nasional

Dua anggota PPK di Nunukan alami kecelakaan hari H pencoblosan
MMIB menggelar Musyawarah Nasional Alim Ulama untuk menentukan sikap politik di Pemilu Presiden, di Hotel Grand Sahid, Jakarta, Sabtu. (ANTARA/Imam Budilaksono)
Jakarta (ANTARA) - Ketua Umum Majelis Munajat Indonesia Berkah (MMIB), Usamah Hisyam, yakin keputusan Musyawarah Nasional (Munas) Alim Ulama yang memutuskan mendukung Jokowi-KH Ma'ruf Amin, akan mengubah peta perpolitikan nasional.

Hal itu menurut dia karena keputusan Munas Alim Ulama akan membuat pemilih yang belum menentukan pilihannya atau "undicided voters" akan mendukung Jokowi-KH Ma'ruf Amin.

"Saya yakin dalam satu bulan ini peta lolitik nasional akan berubah sehingga umat Islam tidak lagi bingung karena mengikuti kebijakan ijtihad politik Alim Ulama," kata dia, usai penutupan Munas Alim Ulama, di Jakarta, Sabtu malam.

Ia yakin umat Islam yang sebelumnya dilema untuk memilih di Pilpres 2019, akan menjatuhkan pilihannya kepada Jokowi-KH Ma'ruf Amin karena jelas merepresentasikan kekuatan nasionalis-religius.

Menurut dia, kombinasi nasionalis-religius tersebut harus dijaga dalam merawat kebhinekaan dalam bingkai NKRI.

"Sosialisasi keputusan Munas Alim Ulama ini akan dimulai malam ini, ulama kepada jamaahnya karena banyak dari mereka yang langsung menyentuh umat yang akan disosialisasikan melalui majelis yang dipimpinnya," ujarnya.

Ia mengatakan, Munas Alim Ulama yang diselenggarakan MMIB terdiri dari para ulama yang teruji keulamaannya dan memiliki pondok pesantren serta berasal dari berbagai organisasi keislaman di Indonesia.

Menurut dia, dukungan ulama tersebut sangat nyata karena mereka bersentuhan langsung dengan akar rumput di bawah.

"Ini ulama dan umaro dari berbagai daerah di 30 provinsi, yang bersentuhan dengan akar rumput, jelas keulamaannya, jelas pondoknya, dan mewakili lintas ormas," katanya.

Sebelumnya, Musyawarah Nasional Alim Ulama oleh MMIB memutuskan mendukung pasangan calon presiden dan calon wakil presiden nomor urut 01, Joko Widodo-KH Ma'ruf Amin, di Pemilu Presiden 2019.

"Munas Alim Ulama menghasilkan keputusan mendukung dan memperjuangkan pasangan Jokowi-Ma'ruf Amin sebagai presiden dan wakil presiden periode 2019-2024," kata ulama asal Sumatera Barat, Buya Masoed Abidin, saat membacakan hasil Munas Alim Ulama di Hotel Grand Sahid, Jakarta, Sabtu malam.

Ia menjelaskan, alasan keputusan Munas Alim Ulama itu salah satunya meyakini Jokowi-KH Ma'ruf Amin mampu merawat kebhinekaan, menjaga ukhuwah Islamiyah, ukhuwah insaniah, ukhuwah wathoniah, menjaga keutuhan NKRI berlandaskan Pancasila dan UUD 1945.
Pewarta:
Editor: Ade P Marboen
Copyright © ANTARA 2019
Jokowi ajak masyarakat luruskan berita hoaks Sebelumnya

Jokowi ajak masyarakat luruskan berita hoaks

Ketertinggalan Prabowo-Sandiaga bertambah Selasa petang Selanjutnya

Ketertinggalan Prabowo-Sandiaga bertambah Selasa petang