Bawaslu Jateng temukan delapan WNA masuk DPT

Kuasa hukum Jokowi tidak kesulitan siapkan jawaban dalil Prabowo
Ilustrasi - Logo Bawaslu.(ANTARA)
Kami masih terus melakukan penelusuran guna menyisir jika ada WNA yang masuk dalam DPT
Semarang (ANTARA) - Jajaran Badan Pengawas Pemilu Provinsi Jawa Tengah menemukan delapan nama warga negara asing (WNA) yang masuk dalam daftar pemilih tetap (DPT) Pemilu 2019.

"Delapan WNA hasil yang menjadi temuan Bawaslu kabupaten/kota itu tersebar di beberapa daerah," kata Koordinator Divisi Pengawasan Bawaslu Jateng Anik Sholihatun di Semarang, Senin.

Ia memerinci dua WNA yang masuk DPT itu ada di Kota Tegal, satu di Kabupaten Purworejo, satu di Kabupaten Batang, satu di Kota Salatiga, dan tiga di Kota Surakarta.

Menurut dia, keberadaan WNA di Jateng yang masih masuk dalam DPT tersebut bisa saja bertambah karena proses pengawasan yang dilakukan jajaran Bawaslu masih terus berlangsung.

"Kami masih terus melakukan penelusuran guna menyisir jika ada WNA yang masuk dalam DPT," ujarnya.

Anik menegaskan pengawasan jajaran Bawaslu Jateng tersebut dilakukan untuk validitas DPT Pemilu 2019.

"Sebagai tindak lanjut, kami sudah meminta kepada KPU agar mencoret delapan nama WNA tersebut," katanya.

Sebelumnya, Bawaslu Jateng juga telah menemukan 12 nama WNA yang masuk DPT Pemilu 2019 berdasarkan data dari Komisi Pemilihan Umum dan Kementerian Dalam Negeri.

Saat ini, ke-12 nama WNA tersebut sudah dicoret oleh KPU sehingga dengan demikian total tercatat ada 20 nama WNA yang masuk DPT dan menjadi temuan Bawaslu Jateng.

KPU Batang coret 1.697 DPT luar negeri

Pewarta:
Editor: Tasrief Tarmizi
Copyright © ANTARA 2019
Relawan Bravo 5 bertekad menangkan Jokowi-Ma'ruf Amin di seluruh provinsi Sebelumnya

Relawan Bravo 5 bertekad menangkan Jokowi-Ma'ruf Amin di seluruh provinsi

Bawaslu RI tolak permohonan koreksi KPU Surakarta Selanjutnya

Bawaslu RI tolak permohonan koreksi KPU Surakarta