Prabowo sebut Rp11.000 triliun uang WNI di luar negeri

Kapolda Metro Jaya tinjau keamanan KPU RI
Prabowo Subianto. (ANTARA FOTO/Septianda Perdana)
Uang Warga Negara Indonesia (WNI) di luar negeri jumlahnya lebih dari Rp11.000 triliun. Jumlah uang di bank-bank, di seluruh bank di dalam negeri jumlahnya Rp5.400 triliun, berarti dua kali kekayaan Indonesia ada di luar negeri
Yogyakarta (ANTARA News) - Calon Presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto menyebut lebih dari Rp11.000 triliun uang Warga Negara Indonesia (WNI) berada di luar negeri.

"Uang Warga Negara Indonesia (WNI) di luar negeri jumlahnya lebih dari Rp11.000 triliun. Jumlah uang di bank-bank, di seluruh bank di dalam negeri jumlahnya Rp5.400 triliun, berarti dua kali kekayaan Indonesia ada di luar negeri," kata Prabowo saat menyampaikan pidato kebangsaan dalam acara Prabowo Menyapa Masyarakat dan Purnawirawan TNI/Polri di Grand Pacific Hall, Sleman, Rabu.

Prabowo mengklaim data mengenai uang yang berada di luar negeri itu diakui oleh para menteri Kabinet Kerja.

"Kekayaan Bangsa Indonesia tidak tinggal di Republik Indonesia. Kekayaan negara kita mengalir ke luar negeri dan ini diakui oleh menteri-menteri dari kabinet pemerintahan yang sekarang berkuasa," kata dia.

Dengan demikian, kata dia, selama sekian puluh tahun berlangsung pembangunan, Indonesia tidak memiliki tabungan yang akhirnya menyulitkan masyarakat menikmati kesejahteraan.

"Dengan demikian kita harus paham, bagaimana kita bisa menghadapi tantangan Bangsa Indonesia, kalau kita tidak punya kekuatan ekonomi, tidak punya uang," kata Prabowo.

Dengan alasan itulah, Prabowo mengatakan bersedia maju sebagai capres pada Pemilu 2019 bersama Sandiaga Salahuddin Uno sebagai wakilnya. "Karena itu saya menerima penugasan sebagai capres pada Pemilu 2019," katanya.

Baca juga: Prabowo: Kekayaan Indonesia Dinikmati Bangsa Lain
Baca juga: Prabowo: Kekayaan Alam Indonesia Dilarikan ke Luar Negeri


 
Pewarta:
Editor: Edy Sujatmiko
Copyright © ANTARA 2019
KPU Kabupaten Kupang kekurangan 300 kotak suara Sebelumnya

KPU Kabupaten Kupang kekurangan 300 kotak suara

BPN akan ajukan gugatan ke MK Selanjutnya

BPN akan ajukan gugatan ke MK