counter

Tjahjo Kumolo bilang kebocoran anggaran tidak mungkin capai Rp500 triliun

DKPP rehabilitasi ketua KPU - Bawaslu terkait Bupati Mandailing Natal
Dokumentasi Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo. (ANTARA News/Benardy Ferdiansyah)
... Saya kira soal anggaran bocor ada di mana-mana, tetapi tidak mungkin sebesar itu, yang dibuat oleh yang menyatakan itu...

Jakarta (ANTARA News) - Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo, mengatakan, kebocoran anggaran dalam pemerintahan memang terjadi, namun tidak mungkin sampai menyentuh angka Rp500 triliun layaknya disampaikan calon presiden, Prabowo Subianto. 

"Saya kira soal anggaran bocor ada di mana-mana, tetapi tidak mungkin sebesar itu, yang dibuat oleh yang menyatakan itu," ujar Kumolo, di Jakarta, Senin. 

Ia mengatakan, sejak 2015 tingkat kebocoran anggaran dapat ditekan menjadi sangat kecil, sementara pemerintahan Jokowi-Jusuf Kalla efektif sejak mereka dilantik dan diambil sumpah pada 20 Oktober 2014.

Politisi PDI Perjuangan ini menekankan operasi tangkap tangan yang dilakukan KPK terhadap sejumlah kepala daerah pun beberapa tahun terakhir tidak semuanya terkait korupsi anggaran. 

Atas dasar itu dia mengatakan bahwa kebocoran anggaran yang terjadi dan terus ditekan ini, tidak akan mencapai Rp500 triliun. 

Sebelumnya, Prabowo mengatakan, terdapat kebocoran anggaran di era pemerintahan Jokowi, dalam berbagai macam bentuk. 

Salah satunya korupsi yang menyasar proyek-proyek pembangunan yang kini dilakukan. Prabowo memperkirakan kebocoran anggaran mencapai 25 perden dari total APBN atau setara Rp500 triliun. 
 

Mendagri dorong kepala daerah belajar ke luar negeri

Pewarta:
Editor: Ade P Marboen
Copyright © ANTARA 2019
Moeldoko: kerja luar biasa pemerintah dipatahkan hoaks Sebelumnya

Moeldoko: kerja luar biasa pemerintah dipatahkan hoaks

Bawaslu: dua orang dipenjara akibat politik uang di Jakarta Selanjutnya

Bawaslu: dua orang dipenjara akibat politik uang di Jakarta