pemilu.antaranews.com
HITUNG CEPAT
PEMILU PRESIDEN 2024
25.55%
57.81%
16.62%
25.34%
58.08%
16.58%
25.06%
59.08%
15.86%
24.77%
59.19%
16.04%

KPU Sumsel pastikan distribusi logistik pemilu ke TPS selesai pada H-1

Mataram targetkan partisipasi masyarakat 80 persen di Pemilu 2024
Ketua KPU Sumsel Andika Pranata Jaya saat diwawancarai di Palembang, Rabu (13/2/2024). ANTARA/Ahmad Rafli Baiduri.
Palembang (ANTARA) - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) memastikan pendistribusian logistik pemilu ke seluruh tempat pemungutan suara (TPS) di wilayah itu selesai pada H-1 pelaksanaan pemilu 2024.

Ketua KPU Sumsel Andika Pranata Jaya di Palembang, Rabu, mengatakan saat ini logistik pemilu telah berada di kantor kecamatan dan sedang dalam proses pengiriman menuju kelurahan dan desa.

“Pendistribusian logistik pemilu menuju kelurahan itu sudah dimulai sejak pagi tadi,” katanya.

Ia menjelaskan setelah logistik pemilu tersebut telah tiba di kelurahan dan desa, selanjutnya akan didistribusikan menuju ke TPS.

“Mulai sore hari ini akan didistribusikan menuju TPS. Target kami malam nanti semua logistik pemilu ini sudah berada di semua TPS," ujarsnya.

KPU Sumsel juga memastikan H-1 penyelenggaraan pemilu 2024, semua TPS di wilayah itu telah didirikan, serta tidak ada penundaan pemilu di Sumsel meskipun saat ini beberapa daerah rawan bencana seperti banjir, tanah longsor, dan air pasang.

Dia menyebut daerah rawan bencana tersebut berada di Kabupaten Musi Rawas, Muara Enim, Empat Lawang, Lahat, Ogan Ilir, Ogan Komering Ilir (OKI), dan Kota Pagaralam.

Oleh sebab itu, kata dia, pihaknya juga telah melakukan mitigasi jika terjadinya bencana pada saat proses pemungutan suara, terutama di daerah rawan bencana tersebut.

“Mitigasi ini dengan cara memindahkan lokasi TPS yang berpotensi terkena banjir ke tempat yang lebih tinggi. Pemindahan TPS ini kami serahkan kepada tim di lapangan, sebab mereka lebih tahu kondisinya,” kata Andika.
 
Pewarta:
Editor: Laode Masrafi
Copyright © ANTARA 2024
Cuaca ekstrem, 7 daerah utama pemilu jadi prioritas darurat bencana Sebelumnya

Cuaca ekstrem, 7 daerah utama pemilu jadi prioritas darurat bencana

Pakar: Hak angket DPR tidak dapat batalkan hasil Pemilu Selanjutnya

Pakar: Hak angket DPR tidak dapat batalkan hasil Pemilu