pemilu.antaranews.com
HITUNG CEPAT
PEMILU PRESIDEN 2024
25.55%
57.81%
16.62%
25.34%
58.08%
16.58%
25.06%
59.08%
15.86%
24.77%
59.19%
16.04%

Indeks demokrasi turun, Jokowi: Pemerintah tidak lakukan pembatasan

Rutan Salemba sudah terima logistik Pemilu 2024
Tangkapan layar - Presiden RI Joko Widodo saat membuka agenda Musyawarah Nasional Luar Biasa APEKSI 2023 di Kota Bogor, Jawa Barat, Jumat (15/12/2023). (ANTARA/Andi Firdaus)
Ada yang maki-maki presiden ... (saya) biasa-biasa saja
Jakarta (ANTARA) - Presiden Joko Widodo menanggapi pernyataan salah satu calon presiden (capres), dalam sesi debat pertama capres Pemilu 2024, yang menyebutkan indeks demokrasi Indonesia turun.

"Ya, itu sebagai evaluasi; tetapi yang jelas kami ini kan tidak pernah melakukan pembatasan-pembatasan apa pun," kata Jokowi di Jakarta, Jumat.

Dia mengatakan Pemerintah tidak melakukan pembatasan publik dalam berbicara dan berpendapat.

Baca juga: Prabowo: Saya pertaruhkan nyawa untuk bela demokrasi, hukum, dan HAM

"Ada yang maki-maki presiden, ada yang caci maki presiden, ada yang merendahkan presiden, ada yang menjelekkan juga; (saya) biasa-biasa saja," kata Jokowi.

Dia menegaskan bahwa pihaknya juga tidak melarang publik untuk melakukan aksi demonstrasi sesuai ketentuan.

"Di Patung Kuda (Jakarta), di depan Istana juga demo, juga hampir setiap minggu, setiap hari juga ada, juga enggak ada masalah," ujar Jokowi.

Baca juga: Ganjar tegaskan akan tegakkan demokrasi dan sikat korupsi
Baca juga: Mahfud MD: Indeks demokrasi turun bukan berarti pemerintah represif
Pewarta:
Editor: Fransiska Ninditya
Copyright © ANTARA 2023
TKN paparkan cara Prabowo-Gibran babat kekerasan perempuan dan anak Sebelumnya

TKN paparkan cara Prabowo-Gibran babat kekerasan perempuan dan anak

KPU RI tetapkan hasil Pemilu 2024 pascaputusan MK Selanjutnya

KPU RI tetapkan hasil Pemilu 2024 pascaputusan MK