counter

Ketua DPRD NTT tak sabar kembali jadi rakyat biasa

Calon independen minimal didukung 24 ribu calon pemilih
Ketua DPRD NTT Anwar Pua Geno (Antara Foto/ Kornelis Kaha)
Jika sudah selesai masa jabatan saya sebagai wakil rakyat, saya akan kembali menjadi rakyat biasa, dan saya enjoy dengan ini
Kupang (ANTARA) - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) NTT Anwar Pua Geno mengatakan bahwa dirinya sudah tak sabar kembali menjadi rakyat biasa setelah dalam pertarungan politik Pemilu 2019 ia tak lolos ke Senayan.

"Jika sudah selesai masa jabatan saya sebagai wakil rakyat, saya akan kembali menjadi rakyat biasa, dan saya enjoy dengan ini," katanya kepada Antara di Kupang, Selasa (23/7).

Baca juga: KPU gelar pleno penetapan kursi dan caleg terpilih DPRD NTT

Hal ini disampaikannya berkaitan dengan apa yang akan dilakukan oleh dirinya setelah tak menjabat lagi menjadi wakil rakyat NTT.

Anwar Pua Geno sendiri terpilih menjadi anggota DPRD NTT dan duduk di kursi wakil rakyat selama dua periode. DI periode terakhirnya ia menjabat sebagai Ketua DPRD NTT.

Di akhir masa periode keduanya, ia mencoba menjadi wakil rakyat untuk bisa duduk di Senayan, namun ternyata dirinya hanya berada di urutan kedua, setelah Melkias Markus Mekeng.

Anwar mengatakan bahwa menjadi wakil rakyat itu adalah kepercayaan yang diberikan oleh rakyat. Jadi jika rakyat tak memberikan kepercayaan lagi maka kita kembali ke rakyat biasa.

"Kalau dipercaya ya, kita duduk lagi menjadi wakil rakyat, tetapi kalau tidak ya sudah, kembali lagi menjadi rakyat biasa," tambah dia.

Menurut dia hal yang sama juga dialami oleh wakil-wakil rakyat di berbagai negara di dunia ini, yang saat tak dipilih lagi maka mencari pekerjaan lain.

"Tak usah ditangisi, tak usah kecewa yang berlebihan, semua itu untuk apa," tambah dia.

Iapun mengaku bisa menjadi apa saja, bisa menjadi pengusaha, menjadi petani atau apapun yang halal. Sebab lanjut dia dirinya saat ini sudah tidak ada lagi beban atau tanggung jawab publik.

"Tetapi kalau ada kesempatan bertarung lagi, ya kita tunggu lima tahun lagi," ujar dia.

Baca juga: Lima kabupaten/kota di NTT darurat kekeringan
Baca juga: NTT alami hari tanpa hujan yang sangat panjang
Baca juga: PLN alirkan listrik 162 rumah di Pulau Selayar Besar
Pewarta:
Editor: Tasrief Tarmizi
Copyright © ANTARA 2019
Baru enam KPU kabupaten/kota di Riau tetapkan caleg terpilih Sebelumnya

Baru enam KPU kabupaten/kota di Riau tetapkan caleg terpilih

Deklarasi Santri Dukung Pemilukada Damai Selanjutnya

Deklarasi Santri Dukung Pemilukada Damai