counter

Ketua DPP Golkar: Jokowi nyaman dengan kepemimpinan Airlangga

Calon independen minimal didukung 24 ribu calon pemilih
Pertemuan jajaran pengurus Golkar pusat dan daerah dari 34 Provinsi dengan Presiden Jokowi di Istana Bogor, Senin (1/7/2019). (Istimewa)
Jakarta (ANTARA) - Ketua DPP Partai Golkar Sabil Rachman menilai Presiden Jokowi merasa nyaman dengan kepemimpinan Airlangga Hartarto di Golkar.

Hal itu disampaikan Sabil menyusul pertemuan jajaran pengurus Golkar dengan Presiden di Istana Bogor, Senin (1/7) kemarin.

"Gestur pak Jokowi nyaman dengan pak Airlangga Hartarto, sehingga dukungan untuk memimpin kembali Golkar sampai 2024, sangat kuat dari Presiden," nilai Sabil dalam keterangan resmi di Jakarta, Selasa.

Baca juga: Airlangga dinilai mampu pertahankan elektabilitas Golkar di Pileg

Baca juga: Rizal Mallarangeng ingatkan Bamsoet mampu menahan diri

Baca juga: Pemerintah lakukan terobosan kebijakan pacu investasi dan ekspor


Sabil mengatakan pertemuan pengurus Golkar dengan Presiden sarat akan bahasa simbolik yang tidak sulit untuk dibaca.

Selain menunjukkan kenyamanan Presiden atas kepemimpinan Airlangga di Golkar, pertemuan itu menurutnya, juga menunjukkan bahwa Golkar diakui memiliki andil langsung dan moral obligasi serta kontribusi politik nyata atas kemenangan Jokowi.

Selain itu, kata dia, pertemuan itu juga menunjukkan Presiden Jokowi hendak menegaskan bahwa dirinya memiliki irisan sangat kuat dengan Golkar dibanding partai lain.

"Pak Jokowi hendak menegaskan bahwa posisinya ada irisan dengan Golkar sangat kuat dibanding partai lain tapi tentu saja pengecualian PDIP," ujar Sabil.

Adapun terkait penyelenggaraan Musyawarah Nasional Golkar, Sabil menekankan bahwa Munas Golkar tetap akan diselenggarakan Desember 2019.

Dia mengatakan apa yang disampaikan Airlangga setelah pertemuan menunjukkan kematangan dan kedewasaan Ketua Umum Golkar itu dalam menjawab perbincangan soal Munas yang berkembang selama dua pekan terakhir.

"Ketua Umum Golkar saya kira selain lebih memilih untuk menunggu momentum yang tepat juga hendak menunjukkan kematangan dan kesabaran menjawab persoalan serta isu," ujar Sabil.

BPK & DPR targetkan kasus Jiwasraya selesai 2023

Pewarta:
Editor: Kunto Wibisono
Copyright © ANTARA 2019
Pemuka agama: Penetapan caleg terpilih Mimika jangan tuai polemik Sebelumnya

Pemuka agama: Penetapan caleg terpilih Mimika jangan tuai polemik

Penyerahan data syarat Bakal Calon Pilkada Selanjutnya

Penyerahan data syarat Bakal Calon Pilkada