counter

Gerindra NTB tunggu hasil pilpres baru pikirkan pilkada

Tingkat partisipasi Pemilu 2019 tertinggi setelah reformasi
Ketua DPD Partai Gerindra Nusa Tenggara Barat (NTB) H Ridwan Hidayat. (ANTARA/Nur Imansyah).
Kita belum masuk wilayah pilkada karena

Mataram (ANTARA) - Ketua DPD Gerindra Nusa Tenggara Barat H Ridwan Hidayat menegaskan hingga saat ini pihaknya belum memikirkan suksesi Pilkada 2020 karena masih fokus pada hasil Pemilu 2019.

"Kita belum masuk wilayah pilkada karena kita masih konsentrasi untuk pemilihan presiden (Pilpres) dan pemilihan legislatif (Pileg). Jadi belum pernah terpikir pilkada," ujarnya di Mataram, Kamis.

Ridwan mengatakan, mengawal hasil pilpres dan pileg adalah agenda utama Gerindra. Meski di NTB rapat pleno perolehan dan penetapan suara Pemilu 2019 telah selesai dilaksanakan KPU NTB, namun Gerindra tetap menunggu pengumuman resmi dari KPU RI.

"Kami tetap menunggu keputusan resmi dari KPU, meski rapat pleno sudah selesai dan kami sudah mendapatkan hasil pemilu tetapi kami masih menunggu pengumuman resmi dari KPU," tegas Ridwan Hidayat.

Berdasarkan rekapitulasi penghitungan suara KPU di Provinsi NTB pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 02 Prabowo-Sandi unggul dengan memperoleh 2.011.319 suara. Sedangkan pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 01 Jokowi-Ma'ruf Amin hanya memperoleh 951.242 suara.

Adapun jumlah suara sah di NTB 2.962.561 dan suara tidak sah ada 78.125. Total menjadi 3.040.686 suara.

Menurut mantan Penjabat Bupati Lombok Utara ini, untuk menentukan arah dan sikap partai, apalagi dalam konteks pilkada, tentu Partai Gerindra sudah memiliki standar dan pola-pola tersendiri.

Pola itu adalah apakah itu melalui survei dan menurunkan tim internal untuk mengamati kira-kira calon mana yang diinginkan masyarakat menjadi figur pemimpin di daerah. 

"Ini saja kita belum tahu si A si B dan si C. Biarkan nanti yang menentukan dan yang mana diinginkan masyarakat itulah yang kita akan dukung. Jangan kita emosi-emosi dan kepengin cepat-cepat untuk pilkada," katanya.

Pada 2020 sebanyak tujuh kabupaten/kota di NTB akan melaksanakan Pilkada serentak. Tujuh kabupaten kota itu, antara lain Kota Mataram, Kabupaten Lombok Utara, Lombok Tengah, Kabupaten Sumbawa Barat, Sumbawa, Dompu dan Kabupaten Bima.

Baca juga: Gerindra: Tak ada gerakan people power di NTB
Baca juga: Partai Gerindra akan deklarasi kemenangan Prabowo-Sandi di NTB

Pewarta:
Editor: Edy Sujatmiko
Copyright © ANTARA 2019
Pemilu mendatang disarankan mulai gunakan "Situng-el" Sebelumnya

Pemilu mendatang disarankan mulai gunakan "Situng-el"

Seorang anggota DPRD Jember terpilih naik ojek untuk hadiri pelantikan Selanjutnya

Seorang anggota DPRD Jember terpilih naik ojek untuk hadiri pelantikan