counter

KPU Malut tuntaskan penghitungan suara sembilan kabupaten/kota

DKPP rehabilitasi ketua KPU - Bawaslu terkait Bupati Mandailing Natal
Pleno rekapitulasi penghitungan suara KPU Maluku Utara yang berlangsung di Daffam Hotel Kota Ternate (Abdul Fatah)
Ternate (ANTARA) - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Maluku Utara (Malut) menuntaskan pleno rekapitulasi penghitungan suara KPU sembilan kabupaten/kota minus KPU Kabupaten Halmahera Timur (Haltim) yang akan dituntaskan pada Jumat (10/5) hari ini.

Komisioner KPU Malut, Buchari Mahmud di Ternate, Jumat, menyatakan, KPU Malut telah menyelesaikan pleno rekapitulasi penghitungan suara untuk sembilan kabupaten/kota dan tersisa KPU Haltim yang dijadwalkan berlangsung hari ini.

Menurut dia, selama dua hari terakhir, KPU Malut telah menyelesaikan pleno rekapitulasi untuk Halmahera Utara, Pulau Morotai dan Kota Ternate,

Sedangkan, dinamika pleno rekapitulasi mulai terasa saat pleno untuk KPU Halmahera Barat, Pulau Morotai, Kepulauan Sula dan Kota Ternate yang lebih dominan masalah di internal partai politik.

Oleh karena itu, Buchari optimistis, pihaknya menyelesaikan tahapan pleno rekapitulasi untuk 10 kabupaten/kota dan diselesaikan hari ini, sehingga 12 Mei 2019, seluruh tahapan rekapitulasi kabupaten/kota bisa diselesaikan.

Untuk rekapitulasi hasil calon anggota DPD-RI perwakilan Malut sementara, Sultan Tidore Husain Alting Sjah untuk sementara meraih 125.716 suara suara, di posisi kedua sementara diraih Namto Hui Roba dengan 44.015 suara.

Namto Hui Roba yang juga mantan Bupati Halmahera Barat tersebut diperolehnya setelah pleno di tingkat KPU Halbar mampu meraih suara signifikan dan berada di posisi kedua.

Selanjutnya, Suriati Armaiyn 38.546 suara dan Chaidir Djafar meraih 35.710 suara dan peringkat ini akan berubah karena masih ada kabupaten yang belum memasukkan hasil pleno rekapitulasinya.

Sedangkan untuk DPR-RI suara tertinggi diperoleh caleg PDIP nomor urut 2 Irine Yusiana Roba meraih 5.801 suara, disusul caleg Partai Golkar yang diraih Alien Mus 38.795 suara, caleg PKS nomor urut 1 Muhammad Kasuba meraih 40.442 suara, caleg Nasdem Achmad Hatari meraih 36.654 suara dan dan Abdurahman Lahabato dari PKB meraih 25.009 suara.

Sedangkan untuk Daerah Pemilihan Ternate-Halbar yang baru menyelesaikan pleno rekapitulasinya, Partai Golkar meraih 29.850 suara dan akan mengantarkan dua calegnya ke DPRD yakni Hasan Bay 9.274 suara dan Iqbal Ruray 4.672 suara.

Disusul PDIP yang meraih 31.855 suara dan mengantarkan dua calegnya yakni Lusiany I Damar meraih 3.610 suara dan Risno Sadonda 3.364 suara.

Sedangkan sejumlah partai yang lolos ke DPRD Malut diantaranya Partai Perindo Erwin Umar 6.037 suara, PKB Abdul Malik Sillia 4.853 suara, Partai Demokrat Nikolaus Tangayo 5.131 suara, PBB Sofyan Daud dengan 3.079 suara, PAN Iskandar Idrus 2.404 suara, Partai Gerindra Wahda Zainal Imam 3.654 suara, Partai Nasdem Husni Bopeng 5.237 suara dan Partai Berkarya Ashari Turuy dengan 1.937 suara.

Pilkada Pandeglang 2020 telan anggaran Rp68,2 miliar

Pewarta:
Editor: Kunto Wibisono
Copyright © ANTARA 2019
Massa mulai berdatangan ke Bawaslu Sebelumnya

Massa mulai berdatangan ke Bawaslu

Bawaslu: dua orang dipenjara akibat politik uang di Jakarta Selanjutnya

Bawaslu: dua orang dipenjara akibat politik uang di Jakarta