counter

TKN Milenial gelar aksi untuk petugas pemilu

Calon independen minimal didukung 24 ribu calon pemilih
Dua orang wanita meletakkan bunga saat aksi dukacita untuk pahlawan demokrasi di Jakarta, Minggu (28/4/2019). Aksi tersebut dilakukan untuk mengenang 225 orang pejuang demokrasi yang terdiri dari petugas KPPS/KPU serta anggota Polri yang gugur saat mengawal proses Pemilu 2019. ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay/hp/pri
Jakarta (ANTARA) - Tim Kampanye Nasional (TKN) Milenial untuk Jokowi-KH Ma’ruf Amin bersimpati atas kepergian selamanya para petugas pelaksana dan pengamanan pemilu 2019. Mereka menggelar aksi solidaritas tabur bunga di bundaran Hotel Indonesia, Jakarta, Minggu pagi.

“Di tengah kemelut yang terjadi, banyak saling silang opini pascapemilu, sampai hari ini tensi di masyarakat masih panas, jadi ini sebagai upaya untuk mendinginkan suasana,” kata juru bicara TKN Milenial, Deny Giovanno.

Aksi dimulai pukul 08.30 pagi. Anggota TKN Milenial menyiapkan papan merah bertuliskan Terima Kasih Pejuang Demokrasi.

Mereka membagi-bagikan bunga kepada masyarakat yang datang di gelaran hari bebas kendaraan, untuk kemudian menaruh dan menabur bunga di papan tersebut sebagai simbol duka.

Deny menyebut bahwa pihaknya ingin menjadikan aksi ini sebagai momen belasungkawa serta untuk membangun kembali soliditas masyarakat terlepas dari pilihan politiknya.

Selain itu, Deny juga mengevaluasi pelaksanaan pemilu ke depannya agar bisa lebih baik dengan lebih memanusiakan para petugas kelompok penyelenggara pemungutan suara (KPPS).

“Banyak mereka yang jatuh sakit juga karena tekanan mental. Ini yang orang-orang tidak aware bahwa menjadi KPPS punya tanggung jawab berat dan tekanan sangat tinggi padahal honorarium tidak seberapa,” tambah dia.

Aksi solidaritas tabur bunga ini juga menjadi bentuk dukungan moral kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) atas tuduhan kecurangan yang ditujukan kepada mereka.

Deny mengimbau bagi yang menemukan bukti kecurangan untuk tidak menjadikannya “viral” tanpa melaporkan ke pihak berwenang. Hal tersebut, pada akhirnya, tidak akan menuntaskan kecurangan justru membuat opini bahwa KPU curang.

Menurut dia, menuduh curang di tengah duka banyaknya petugas yang meninggal dunia adalah sikap yang tidak simpatik.

Selain melakukan aksi solidaritas, Deny mengaku bahwa TKN Milenial juga akan memberikan bantuan finansial kepada keluarga petugas yang gugur.

Adapun dananya adalah sumbangan dari para anggota TKN Milenial. Namun untuk besaran yang terkumpul, Deny belum mau menyebutkan.

TKN Milenial adalah direktorat penggalangan pemilih muda untuk calon presiden dan wakil presiden Joko Widodo-Ma’ruf Amin yang berada di bawah naungan TKN.

Ajang tahunan bagi guru untuk saling belajar

Pewarta:
Editor: Kunto Wibisono
Copyright © ANTARA 2019
Lima KPPS di DKI meninggal dunia Sebelumnya

Lima KPPS di DKI meninggal dunia

Penyerahan data syarat Bakal Calon Pilkada Selanjutnya

Penyerahan data syarat Bakal Calon Pilkada