Seorang petugas KPPS di Purwakarta meninggal saat bertugas

KPU siap hadapi 326 gugatan pemilu
Ilustrasi suasana di TPS. (ANTARA/Ali Khumaini)
Purwakarta (ANTARA) - Seorang petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) di salah satu TPS di Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, meninggal dunia saat proses pencoblosan akan dimulai, Rabu.

Informasi yang berhasil dihimpun, petugas TPS yang meninggal itu ialah Deden Damanhuri, ketua KPPS di TPS 03 Desa Cipeundeuy, Kecamatan Bojong, Purwakarta.

Anggota KPU Purwakarta, Ramlan Maulana, mengakui kalau ada petugas di daerahnya yang meninggal dunia saat sedang bertugas di TPS.

"Kami berduka cita atas meninggalnya ketua KPPS di Desa Cipendeuy," katanya.

Ia mengatakan, Deden meninggal dunia karena saat itu menderita sakit. Saat pengambilan sumpah jabatan, yang bersangkutan sempat mengeluhkan sakit di bagian dadanya. Keluhan itu disampaikan kepada rekan-rekannya di TPS 03 Desa Cipeundeuy, Kecamatan Bojong.

Ketua KPPS itu meninggal sempat pingsan di lokasi TPS. Selanjutnya langsung dibawa ke klinik terdekat. Tetapi Deden tidak bisa tertolong karena meninggal dunia dalam perjalanan ke klinik.

Ramlan menyampaikan, meski ketua KPPS itu meninggal dunia, tetapi kegiatan pencoblosan surat suara di TPS itu tetap berlangsung, dengan menunjuk ketua KPPS pengganti dari enam anggota KPPS yang ada.

Hal itu dilakukan agar proses pencoblosan dan penghitungan suara tidak terganggu. 

Gubernur ajak pondok pesantren redam suhu politik

Pewarta:
Editor: Ade P Marboen
Copyright © ANTARA 2019
Penghitungan suara di KBRI Beijing Sebelumnya

Penghitungan suara di KBRI Beijing

KPU pelajari pokok permohonan seluruh gugatan sengketa pemilu ke MK Selanjutnya

KPU pelajari pokok permohonan seluruh gugatan sengketa pemilu ke MK