counter

Jokowi-Ma'ruf Amin targetkan 65 persen suara di Lampung

KPU Gorontalo Utara mengevaluasi fasilitasi kampanye Pemilu 2019
Sekretaris Jenderal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto (kaos merah) saat berorasi dalam kampanye akbar di Bandarlampung, Minggu (7/4/2019). (Antara/Benardy Ferdiansyah)
Jakarta (ANTARA) - Sekretaris Jenderal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto menargetkan perolehan 65 persen suara bagi pasangan Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf Amin di Provinsi Lampung dalam Pilpres 2019.

"Jadi, berdasarkan evaluasi target kami adalah 65 persen untuk Pak Jokowi-KH Ma'ruf Amin," ucap Hasto saat menghadiri rangkaian kampanye akbar PDIP di Bandarlampung, Minggu.

Sebagai contoh, kata dia, Jokowi telah membangun infrastuktur untuk masa depan masyarakat Lampung dan sebagai pintu gerbang kemakmuran bagi Pulau Sumatera.

"Kami percaya dengan pembangunan infrastruktur untuk peradaban dan masa depan masyarakat Lampung, sebagai pintu gerbang kemakmuran bagi Sumatera akan meningkatkan militansi bagi masyarakat Lampung mendukung pasangan Pak Jokowi-KH Ma'ruf," ucap Hasto.

Untuk pemilih Jokowi-Ma'ruf di Lampung, Hasto menyatakan bahwa PDIP kuat dalam pemilih laki-laki.

"PPP juga kuat dalam pemilih laki-laki. Pak Jokowi kuat di segmen perempuan dan milenial. Untuk itu, PDIP juga sudah mengeluarkan platform digital sebagai ajang kreativitas bagi anak-anak muda dan ternyata ini banyak diapresiasi," kata Hasto.

Pada Pilpres 2014 di Provinsi Lampung, Jokowi yang saat itu berpasangan dengan Jusuf Kalla (JK) unggul perolehan suara atas pasangan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa.

Saat itu, Jokowi-JK memperoleh 2.299.889 suara atau 53,07 persen. Sedangkan Prabowo Hatta memperoleh 2.033.924 suara atau 46,93 persen.

Pilpres 2019 diikuti dua pasangan calon, yaitu nomor urut 01 Jokowi-Ma'ruf Amin dan nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Baca juga: Ibu-ibu di Bandarlampung senam "goyang jempol Jokowi gaspol"

Ruang Baca Buku kini hadir di stasiun MRT

Pewarta:
Editor: Ruslan Burhani
Copyright © ANTARA 2019
Kodim 0730 kesulitan pantau pemilu karena terkendala "blank spot" area Sebelumnya

Kodim 0730 kesulitan pantau pemilu karena terkendala "blank spot" area

Kajati Sulut pantau kondisi Kejari Kepulauaan Sangihe Selanjutnya

Kajati Sulut pantau kondisi Kejari Kepulauaan Sangihe