Jokowi "hadiahkan" kapal RoRo Malaka-Dumai

Dua anggota PPK di Nunukan alami kecelakaan hari H pencoblosan
Capres Nomor Urut 01 Joko Widodo hadir dalam kampanye terbuka di Lapangan Taman Bukit Gelanggang, Dumai, Riau pada Selasa (26/3). (Foto: Agus Suparto)
Saya tadi dapat tulisan bahwa kapal feri RoRo Riau ini masih maju mundur. Kapal feri RoRo Malaka-Dumai saya setujui, saya acc hari ini, kata Jokowi
Dumai (ANTARA) - Calon Presiden (Capres) Nomor urut 01 Joko Widodo "menghadiahkan" kapal feri Roll-On Roll-Off (RoRo) Malaka-Dumai bagi masyarakat Riau.

"Saya tadi dapat tulisan bahwa kapal feri RoRo Riau ini masih maju mundur. Kapal feri RoRo Malaka-Dumai saya setujui, saya acc hari ini," kata Jokowi di lapangan Taman Bukit Gelanggang, Dumai, Riau, Selasa, saat melakukan kampanye terbuka.

Rute baru kapal RoRo di kawasan Dumai-Malaka sudah sejak September 2018 dibicarakan karena volume perdagangan Indonesia-Malaysia lebih besar dibandingkan dengan Bitung (Sulawesi Utara-Davao/General Santos (Filipina).

PT ASDP telah menyiapkan dua unit kapal untuk digunakan pada rute Dumai-Malaka, yaitu Kapal Motor Penumpang (KMP)JATRA I dan KMP JATRA II.

KMP JATRA I memiliki bobot 3.871 Gross Ton dengan kapasitas 700 orang penumpang dan 50 unit kendaraan. Sedangkan KMP JATRA II memiliki bobot 3.902 Gross Ton dengan kapasitas 527 penumpang dan 54 unit kendaraan.

Dari sisi perhubungan laut bisa dikatakan sudah siap, terminal penumpang sudah beroperasi. Namun masih terdapat beberapa persoalan yang menunggu diselesaikan dari sisi perhubungan darat seperti "standard safety", roda, mesin, customs, komoditi dan sebagainya.

Sedangkan dari sisi perhubungan darat, belum dicapai kesepakatan antara Indonesia dan Malaysia terkait spesifikasi teknis truk/kendaraan roda empat yang akan masuk/keluar pelabuhan dan melintasi wilayah perbatasan kedua negara.

"Kedua, ini ada kereta api, dari Labuhan Batu ke Dumai, bagaimana Pak? Saya sampaikan segera dan dilanjutkan," tegas Jokowi.

Ketiga, Jokowi juga menjanjikan perluasan daerah kelapa sawit.

"Ini urusan kelapa sawit, ini kita sudah menginjak B50 sudah ada MoU antara PT Badak Lima dan Pertamina, tinggal pelaksanaan, ini akan memperluas daerah yang ada kelapa sawitnya," tambah Jokowi.

B50 adalah bahan bakar biodiesel bauran CPO (minyak kelapa sawit mentah) 50 persen.

Pemilu Presiden 17 April 2019 diikuti oleh dua pasangan calon, yakni Paslon Nomor Urut 01 Joko Widodo-Ma'ruf Amin dan Paslon Nomor Urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.
Pewarta:
Editor: Edy Supriyadi
Copyright © ANTARA 2019
Tim Jokowi Garut jadikan dodol sebagai media kampanye Sebelumnya

Tim Jokowi Garut jadikan dodol sebagai media kampanye

Pemprov Jabar beri santunan Rp50 juta kepada petugas pemilu yang gugur Selanjutnya

Pemprov Jabar beri santunan Rp50 juta kepada petugas pemilu yang gugur