Gubernur Lampung Ajak Semua Elemen Sukseskan Pemilu 2019

Gerakan pemilu damai serukan masyarakat tak lakukan "people power"
Gubernur Lampung M Ridho Ficardo menyerahkan hadiah berbagai lomba memperingati HUT Ke-55 Provinsi Lampung (Foto: Antaralampung/Agus Wira Sukarta)
Kita mempunyai tugas berat, untuk menyukseskan Pemilu Presiden dan Wakil Presiden, pemilihan anggota DPR, DPD, DPRD provinsi dan kabupaten/kota
Bandarlampung (ANTARA) - Gubernur Lampung M Ridho Ficardo mengajak seluruh elemen masyarakat daerah ini untuk menyukseskan Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 pada 17 April mendatang.

"Kita mempunyai tugas berat, untuk menyukseskan pemilu presiden dan wakil presiden, pemilihan anggota DPR, DPD, DPRD provinsi dan kabupaten/kota," kata Gubernur Ridho, pada HUT Ke-55 Provinsi Lampung, di Bandarlampung, Selasa.

Ridho menyatakan, Pemilu 2019 khususnya di Provinsi Lampung harus berjalan tertib, aman, dan nyaman serta sukses.

Karena itu, lanjutnya, semua pihak harus menyukseskan pesta demokrasi tersebut agar berjalan sukses.

Berkaitan kesiapan pelaksanaan Pemilu 2019 itu, Polda Lampung dalam beberapa bulan terakhir menggelar acara talkshow di sejumlah kabupaten dan kota se-Lampung.

Polda Lampung menggelar talkshow dalam kemasan acara "Rumah Kita" sekaligus Deklarasi Pemilu Damai, Aman dan Sejuk, dengan mengusung sejumlah tema.

Pada talkshow di Kabupaten Tulangbawang Barat, Kamis (14/3) lalu. Hadir sebagai narasumber dari Dirpolairud Polda Lampung Kombes Usman HP, Komisioner KPU Provinsi Lampung Erwan Bustami, dan Pengamat Politik Himawan Indrajad

Dalam kegiatan itu Himawan Indrajad mengatakan, golput sudah ada sejak waktu pemilu lalu yang merupakan bentuk kekecewaan masyarakat terhadap pemerintah dan rasa tidak puas kepada tokoh politik.

Menurutnya, protes yang dilakukan dalam bentuk tidak datang ke TPS, datang ke TPS tapi mencoblos di luar aturan yang ditentukan, sehingga suara tersebut menjadi batal.

"Hal-hal seperti itu tentunya sangat berdampak pada kesuksesan pemilu, untuk itu kami mengimbau khususnya bagi pemilih milenial untuk mempergunakan hak suaranya sesuai hati nurani," ujar Himawan.

Komisioner KPU Lampung Erwan Bustami mengatakan, golput dapat menjadi ancaman bagi pemilu yang akan datang.

KPU Lampung, menurutnya, sudah mensosialisasikan kepada masyarakat agar tidak golput, dan untuk di Kabupaten Tulangbawang Barat pemilih yang golput adalah yang terendah.

"Saya mengimbau golput justru sangat merugikan kita, karena suara kita akan menentukan kelangsungan daerah kita ke depan, dan untuk masyarakat Tulangbawang Barat menghindari pemikiran untuk golput mari gunakan hak suara kita sesuai dengan hati nurani kita, dan pahami warna kertas suara yang akan kita coblos pada saat pemilu nanti," kata Erwan Bustami.

Dirpolairud Polda Lampung Kombes Usman HP mengimbau masyarakat agar menggunakan hak suaranya meskipun tidak ada sanksi pidana bagi masyarakat yang memilih golput, tetapi sanksi sosial pasti akan diterima karena tidak menggunakan hak suaranya.

"Gunakan hak konstitusi saudara dalam pemilu nanti, karena suara saudara akan menentukan kemajuan daerah saudara, karena pemilu ini merupakan fokus pesta demokrasi kita, untuk itu mari kita sukseskan, dan dalam keamanan Polri khususnya Polda Lampung telah menyiapkan personelnya untuk pengamanan di TPS," kata Kombes Usman HP.
Pewarta:
Editor: Budisantoso Budiman
Copyright © ANTARA 2019
15 kabupaten/kota di Jabar belum terima surat suara Sebelumnya

15 kabupaten/kota di Jabar belum terima surat suara

Ketua DPR: Hilangkan ego kelompok lampaui batas toleransi hukum Selanjutnya

Ketua DPR: Hilangkan ego kelompok lampaui batas toleransi hukum