pemilu.antaranews.com
HITUNG CEPAT
PEMILU PRESIDEN 2024
25.55%
57.81%
16.62%
25.34%
58.08%
16.58%
25.06%
59.08%
15.86%
24.77%
59.19%
16.04%

Ma'ruf berharap dukungan santri Padang Pariaman

Rutan Salemba sudah terima logistik Pemilu 2024
Cawapres nomor urut 01, KH Ma'ruf Amin, foto bersama dengan para relawan yang tergabung dalam Forum Komunikasi Relawan Jokowi (FKRJ), di Padang, Jumat (8/2/2019) (Antaranews/Riza Harahap)
Dulu saya datang ke sini sebagai ulama. Sekarang sebagai calon wakil presiden, mudah-mudahan nanti ke sini lagi sebagai Wakil Presiden Jokowi
Parit Malintang (ANTARA News) - Calon Wakil Presiden nomor urut 01 Ma'ruf Amin berharap dukungan kepada ratusan santri di Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat.

"Sebagai alumni Pondok Pesantren Ringan-ringan Padang Pariaman, saya meminta dukungan santri di sini," ujarnya saat tabliq akbar di Pondok Pesantren Ringan-ringan Padang Pariaman, Enam Lingkung, Jumat.

Ia mengatakan sekitar setahun yang lalu dirinya datang ke Pesantren Ringan-ringan dan diberi gelar penghormatan oleh pengurus pesantren dan santri sehingga Ma`ruf secara tidak langsung merupakan alumni pesantren tersebut.

"Dulu saya datang ke sini sebagai ulama, sekarang sebagai calon wakil presiden, mudah-mudahan nanti ke sini lagi sebagai Wakil Presiden Jokowi," katanya.

Ia mengatakan majunya dirinya sebagai calon wakil presiden karena Jokowi memilihnya dan menurutnya hal tersebut merupakan perhatian terhadap ulama.

Ia menyampaikan diterimanya tawaran tersebut karena Ma`ruf menilai Jokowi memiliki program yang bagus dan semangat untuk membangun negara.

Ia menyebutkan adapun program tersebut yaitu mulai dari pembangunan tol, Kartu Indonesia Sehat, hingga Kartu Indonesia Pintar.

"Jika kami terpilih maka program-program itu akan disempurnakan," ujarnya

Ia mengatakan meskipun ada yang mengatakan dirinya sudah tua namun menurutnya dia masih pantas menjadi wakil presiden.

"Mahathir Mohamad saja usianya 93 tahun menjadi Perdana Menteri Malaysia, sedangkan saya baru 75 tahun," tambahnya.

Sementara itu, pengasuh santri di Pondok Pesantren Ringan-ringan, Zulhamdi Tuangku Kerajaan Nan Sholeh mengatakan sekitar setahun yang lalu Ma`ruf Amin datang ke pesantren tersebut untuk memberikan materi tentang agama.

"Pada saat itu kami memberikan gelar penghargaan kepada Pak Ma`ruf yaitu Tuanku Imam Nan `Arif," ujar dia.

Ia menyampaikan alasan diberikannya gelar tersebut karena kajian yang disampaikan Ma`ruf saat itu sampai ke hati pengurus dan santri di pesantren itu.

Baca juga: Ma'ruf Amin berikan buku dan sorban kepada tokoh di Sumbar

Baca juga: Ma'ruf Amin optimistis taklukkan Sumbar

Baca juga: Kiai Ma'ruf ingatkan masyarakat Sumbar selektif memilah informasi


 
Pewarta:
Editor: Junaydi Suswanto
Copyright © ANTARA 2019
Sudah saatnya perempuan tentukan proses bernegara Sebelumnya

Sudah saatnya perempuan tentukan proses bernegara

Bawaslu jelaskan Jokowi tak langgar netralitas soal bansos di Banten Selanjutnya

Bawaslu jelaskan Jokowi tak langgar netralitas soal bansos di Banten