Bawaslu Kota Tanjungpinang tidak temukan pelanggaran TOT RGP

Berkah Pemilu, percetakan kebanjiran order
Logo Bawaslu RI (ANTARANEWS.COM)
Kami sudah sampaikan rambu-rambu, aturan main agar kegiatan yang dilakukan sesuai ketentuan yang berlaku
Tanjungpinang (ANTARA News) - Badan Pengawas Pemilu Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau tidak menemukan pelanggaran ketentuan pemilu dalam kegiatan Training of Trainer Relawan Ganti Presiden (TOT RGP) di Gedung Muhammadiyah, Sabtu.

Ketua Bawaslu Tanjungpinang Muhamad Zaini, di Tanjungpinang, Sabtu, mengatakan kegiatan yang dilaksanakan relawan tersebut, tertutup. Jumlah peserta TOT RGP tersebut sekitar 150 orang.

"Itu kegiatan internal, tidak ada satu pun yang boleh masuk, kecuali peserta," ujarnya.

Zaini mengemukakan Bawaslu Tanjungpinang melakukan pendekatan persuasif kepada panitia penyelenggara agar kegiatan yang dilaksanakan tidak melanggar ketentuan yang berlaku. Pihak penyelenggara kegiatan menegaskan bahwa kegiatan yang dilaksanakan untuk meningkatkan partisipasi pemilih dan mencegah terjadi kecurangan pada pemilu.

"Tadi kami rapat sebentar dengan panitia sebelum mereka melaksanakan kegiatan. Mereka memiliki komitmen untuk menyelenggarakan kegiatan secara positif," katanya.

Terkait kegiatan yang direncanakan diselenggarakan di Lapangan Pamedan, Zaini mengatakan pihaknya berupaya agar panitia penyelenggara tidak melaksanakan kegiatan tersebut di lapangan. Sebaiknya, kegiatan doa bersama dan deklarasi RGP dilaksanakan di ruangan untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

"Kami sudah sampaikan rambu-rambu, aturan main agar kegiatan yang dilakukan sesuai ketentuan yang berlaku," katanya.

Kegiatan RGP Kepri di Lapangan Pamedan Tanjungpinang pada Minggu (13/1) direncanakan diikuti oleh Neno Warisman. Neno dikabarkan tiba di Tanjungpinang MInggu pagi.
Pewarta:
Editor: Tasrief Tarmizi
Copyright © ANTARA 2019
Debat dan momentum tingkatkan elektabilitas Prabowo-Sandi Sebelumnya

Debat dan momentum tingkatkan elektabilitas Prabowo-Sandi

Logistik bekas pemilu di Kotim laku Rp109 juta Selanjutnya

Logistik bekas pemilu di Kotim laku Rp109 juta