pemilu.antaranews.com
HITUNG CEPAT
PEMILU PRESIDEN 2024
25.55%
57.81%
16.62%
25.34%
58.08%
16.58%
25.06%
59.08%
15.86%
24.77%
59.19%
16.04%

Bawaslu belum dapat pastikan perusakan atribut Demokrat terkait Pemilu

Rutan Salemba sudah terima logistik Pemilu 2024
Anggota Badan Pengawas Pemilu Mochammad Afifuddin saat di wawancara wartawan di kantornya, Gedung Bawaslu, Jakarta, Senin. (8/10/2019) (M Arief Iskandar)
Jakarta (ANTARA News) - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI menyatakan belum dapat memastikan perusakan atribut Partai Demokrat, di Pekanbaru, Riau, terkait dengan Pemilu 2019.

"Kami belum tahu, masih diperiksa polisi," kata Komisioner Bawaslu RI Mochammad Afifudin di Jakarta, Selasa. 

Afif mengatakan perusakan atribut partai masuk dalam ranah pidana umum. Peristiwa di Pekanbaru itu saat ini sedang dalam penyelidikan kepolisian. 

Dia juga mengatakan Bawaslu turut aktif menyikapi peristiwa itu bersama kepolisian. Berdasarkan informasi yang diterima Bawaslu, saat ini salah satu pelaku sedang menjalani pemeriksaan. 

Sebelumnya, atribut Partai Demokrat dirusak di Pekanbaru, Riau, bertepatan dengan kunjungan Ketua Umum Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono di daerah itu. 

Menkopolhukam Wiranto, setelah mendapatkan informasi Kapolri, menyampaikan bahwa perusakan atribut Demokrat dilakukan oknum kader PDIP dan oknum kader Partai Demokrat. 

Menurut Wiranto, motif perusakan adalah untuk mendapatkan pujian dari partai. 

Namun, pengurus Demokrat menilai keterangan Wiranto terlalu menyepelekan persoalan. Demokrat pun segera menggelar rapat darurat di kediaman SBY untuk membahas peristiwa itu. 
 
Pewarta:
Editor: Sigit Pinardi
Copyright © ANTARA 2018
Politikus PDI Perjuangan anggap pernyataan Prabowo Indonesia punah delusi Sebelumnya

Politikus PDI Perjuangan anggap pernyataan Prabowo Indonesia punah delusi

DKPP beri sanksi peringatan ke KPU atas kebocoran DPT Pemilu 2024 Selanjutnya

DKPP beri sanksi peringatan ke KPU atas kebocoran DPT Pemilu 2024