counter

Jokowi-Gibran sepakat berkarier politik dari bawah

Calon independen minimal didukung 24 ribu calon pemilih
Presiden Jokowi setuju pendapat Gibran bahwa berkarier politik harus berjenjang dan mulai dari bawah (Hanni Sofia)
Bogor (ANTARA News) -  Presiden Joko Widodo mengaku sepakat dengan putra sulungnya, Gibran Rakabuming Raka, perihal jika ingin berkarier dalam dunia politik maka harus memulainya secara berjenjang dari bawah.

"Lebih baik kalau dari bupati, walikota, naik ke gubernur. Memiliki sebuah jenjang. Mengusai yang kecil, sedang, dan besar," kata Presiden Joko Widodo dalam acara Bincang Santai antara Keluarga Presiden Jokowi dengan Media di Restoran Grand Garden Kompleks Kebun Raya Bogor, Sabtu.

Sebelumnya, putra sulungnya Gibran menyebutkan bahwa memulai karier politik benar-benar harus di bawah.

Selain itu juga harus ada masa transisi misalnya jika seseorang yang awalnya adalah pengusaha kemudian beralih ke dunia politik.

"Dimulai dari bawah dulu, bupati, walikota, gubernur, baru. Ada jenjang kariernya. Namanya transisi dari pengusaha ke politikus kan ada masa transisinya. Makanya harus mulai dari yang paling bawah dulu," katanya.

Mendengar hal itu, sang ayah pun mengatakan sepakat dan ia bahkan teringat pengalamannya menjalani masa transisi lumayan lama dari yang semula murni pengusaha banting setir menjadi politikus.

"Ya betul. Ini benar, benar. Jadi saya jadi ingat, waktu saya masuk dari pengusaha ke walikota, itu saya belajar 1,5 tahun. Belajar betul dan ndak bisa apa-apa saat itu. Karena berbeda sekali. Feeling saya di pemerintah sangat beda sekali. Cara bekerjanya beda, prosedurnya beda, cara memerintahnya juga beda," katanya.

Alumnus Fakultas Kehutanan UGM itu menegaskan bahwa dunia bisnis dan dunia politik benar-benar berbeda.

"Jadi jangan dianggap pandai mengelola bisnis, kemudian masuk ke pemerintahan langsung bisa sukses, belum tentu. Karena berbeda. Sangat berbeda," katanya.

Ia sendiri tidak pernah secara khusus melarang anak-anaknya untuk terjun ke dunia politik.

"Ndak, ndak. Saya sejak kecil mereka sudah beri kebebasan untuk menentukan pilihan. Kemana. Tapi tadi prinsip-prinsip mereka sudah tahu semua. Apa yang boleh dan tidak boleh," kata Jokowi.

Pada kesempatan itu, Presiden Joko Widodo bersama Ibu Negara Iriana Joko Widodo mengajak serta putra-putri, menantu, dan dua cucunya untuk bersantai bersama menghabiskan akhir pekan di Istana Bogor.

Tampak putra pertama Gibran Rakabuming Raka dan istri Selvi Ananda beserta anaknya Jan Ethes Sri Narendra. Selain itu putri keduanya Kahiyang Ayu dan suaminya Bobby Nasution serta putri mereka yang baru berusia 4 bulan Sedah Mirah.

Sayangnya putra bungsunya Kaesang Pangarep tidak bergabung dalam kesempatan itu lantaran sibuk mengurus bisnisnya dan terbang ke Makassar pada pagi harinya.

Presiden memberikan kesempatan kepada wartawan yang biasa meliput di Istana Kepresidenan untuk bertanya apa saja tentang keluarganya.

Baca juga: Gibran sebut berpolitiklah kalau sudah mapan mental dan ekonomi
Baca juga: Jokowi syukuri usaha anak-anaknya semakin berkembang


 

Gibran salurkan ribuan APD dan vitamin

Pewarta:
Editor: Edy Sujatmiko
Copyright © ANTARA 2018
Kahiyang sebut ada yang lebih menarik dari politik Sebelumnya

Kahiyang sebut ada yang lebih menarik dari politik

Deklarasi Santri Dukung Pemilukada Damai Selanjutnya

Deklarasi Santri Dukung Pemilukada Damai