pemilu.antaranews.com
HITUNG CEPAT
PEMILU PRESIDEN 2024
25.55%
57.81%
16.62%
25.34%
58.08%
16.58%
25.06%
59.08%
15.86%
24.77%
59.19%
16.04%

Bawaslu Jakbar: Warga boleh turunkan APK hanya atas rekomendasi pemda

Mataram targetkan partisipasi masyarakat 80 persen di Pemilu 2024
Penertiban APK di wilayah Jakarta Barat saat memasuki masa tenang pada Minggu (11/2/2024). ANTARA/HO-Pemprov DKI/aa.
Bawaslu Jakbar hanya bertugas sebagai pendamping

Jakarta (ANTARA) - Badan Pengawas Pemilihan Umum Jakarta Barat (Bawaslu Jakbar) membolehkan warga  menurunkan alat peraga kampanye (APK) pada periode masa tenang pemilu tetapi atas rekomendasi dari pemerintah daerah (pemda) setempat.

Koordinator Divisi Pencegahan dan Pengawasan Humas dan Hubungan antara Lembaga Bawaslu Jakbar, Abdul Roup menyebutkan penurunan APK pada masa tenang merupakan wewenang Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta.

"Untuk masyarakat, kalau belum ada rekomendasi dari pemda (untuk menurunkan APK) jangan dulu lah. Untuk penertiban itu kan kewenangan bukan di kita (Bawaslu). Itu wewenang pemda," kata Roup di Jakarta, Senin.

Adapun dalam penurunan APK tersebut, kata Roup, Bawaslu Jakbar hanya bertugas sebagai pendamping.

"Bawaslu itu hanya mendampingi dan memberikan arahan kalau seandainya pemda mengalami kesulitan," kata Roup.

Arahan tersebut, lanjut Roup, termasuk mengarahkan partai politik yang tidak mau menurunkan APK miliknya.

"Terkait partai politik juga yang APK-nya tidak mau ditertibkan. Kita berikan arahan ke parpol," kata Roup.

Roup menegaskan Satpol PP dalam hal ini memiliki perangkat dan peralatan yang memadai untuk menurunkan APK.

"Penertiban kemarin itu Satpol PP enggak kewalahan, mereka sudah punya peralatan," kata Roup.

Sebelumnya, Pemkot Jakarta Barat menurunkan 35.504 APK di seluruh wilayah dalam penertiban pada Minggu (11/2) mulai pukul 00.00 WIB.

Wali Kota Jakarta Barat, Uus Kuswanto menyebut dengan penertiban tersebut, seluruh APK yang ada akan diturunkan hingga saat pemilihan, Rabu (14/2) sudah tidak ada APK yang tersisa.

"Jadi hari ini, penurunan APK harus tuntas. Selanjutnya bila ada yang masih tersisa agar warga melaporkan ke petugas agar segera diturunkan. Dengan semuanya diturunkan diharapkan saat hari pemilihan berlangsung aman dan kondusif," ucap Uus di Jakarta, Minggu (11/2).
Baca juga: Hari kedua masa tenang, DKI turunkan 309 ribu alat peraga kampanye
Baca juga: Bawaslu DKI bolehkan peserta pemilu ambil APK usai diturunkan
Baca juga: Bawaslu DKI perkenankan masyarakat bantu bersihkan APK

Pewarta:
Editor: Ganet Dirgantara
Copyright © ANTARA 2024
Bawaslu DKI petakan 20 indikator TPS rawan jelang pemungutan suara Sebelumnya

Bawaslu DKI petakan 20 indikator TPS rawan jelang pemungutan suara

Angka partisipasi pemilih di Muna Barat capai 87, 36 persen Selanjutnya

Angka partisipasi pemilih di Muna Barat capai 87, 36 persen