Sulsel daerah ke-28 jalani rekapitulasi suara

KPU targetkan santunan 542 petugas KPPS se-Indonesia tuntas tahun ini
Arsip Petugas melakukan penghitungan dalam Rapat Pleno Rekapitulasi Hasil Penghitungan dan Perolehan Suara Tingkat Nasional Dalam Negeri dan Penetapan Hasil Pemilu 2019 di kantor KPU, Jakarta, Rabu (15/5/2019). Komisi Pemilihan Umum (KPU) kembali menggelar rapat pleno tersebut untuk tujuh provinsi diantaranya Aceh, Sumatra Barat, Kepulauan Riau, Jawa Tengah, Banten, NTB, dan Sulawesi Tenggara. (ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/hp. Akbar)
Jakarta (ANTARA) - Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia mengagendakan rekapitulasi suara Pemilu 2019 dari daerah Sulawesi Selatan, Jumat, mulai pukul 14.00 WIB.

"Hari ini yang sudah konfirmasi untuk menjalani rekapitulasi suara pemilu baru dari Sulawesi Selatan," kata petugas peliputan Bagian Humas KPU RI Wawan Kadarsetiawan di Jakarta.

Menurut dia, Sulsel menjadi daerah ke-28 yang menjalani rekapitulasi perolehan suara provinsi di Indonesia hingga saat ini.

Wawan mencatat, dari total 34 provinsi di Indonesia, sebanyak 27 di antaranya telah merampungkan rekapitulasi suara di KPU RI Jalan Imam Bonjol, Menteng, Jakarta Pusat.

"Sulawesi Selatan adalah provinsi ke-28 yang akan menjalani rekapitulasi suara hari ini. Kemarin malam Jabar baru saja selesai penghitungan" katanya.

Wawan menambahkan tidak menutup kemungkinan akan ada daerah lain yang juga menjalani penghitungan suara berikutnya setelah Sulawesi Selatan di hari yang sama.

"Mungkin akan ada daerah lain yang menyusul malam nanti, tapi yang sudah jelas baru Sulsel. Semua bergantung kesiapan daerahnya," kata Wawan.

Baca juga: Rekapitulasi nasional sudah dilakukan di 27 provinsi

Jelang 22 Mei, KPU fokus selesaikan rekapitulasi

Pewarta:
Editor: Kunto Wibisono
Copyright © ANTARA 2019
TKN:  Tidak bisa tunjukkan data, BPN urungkan pembentukan TPF Sebelumnya

TKN: Tidak bisa tunjukkan data, BPN urungkan pembentukan TPF

NasDem siap mengawal visi-misi Presiden Jokowi periode kedua Selanjutnya

NasDem siap mengawal visi-misi Presiden Jokowi periode kedua