counter

Massa provokator mulai muncul di samping Gedung Sarinah

Pemkab Batang tutup wisata yang tidak terapkan protokol kesehatan
Sejumlah massa aksi terlibat kericuhan di depan gedung Bawaslu, Jakarta, Rabu (22/5/209). Aksi unjuk rasa itu dilakukan menyikapi putusan hasil rekapitulasi nasional Pemilu serentak 2019. ANTARA FOTO/Nova Wahyudi/wsj/aa (ANTARA FOTO/NOVA WAHYUDI)
Jakarta (ANTARA) - Sejumlah massa provokator tampak mulai muncul di sisi kiri Gedung Sarinah Thamrin, di depan Restoran Bakmi Gajah Mada, Rabu, pukul 22.15 WIB.

Awalnya sisi kiri Gedung Sarinah relatif kondusif dan banyak pedagang menjajakan minuman.

Berdasarkan pantauan, massa provokator yang berjumlah puluhan di sisi kiri Gedung Sarinah itu, relatif berperawakan muda berusia sekitar 20-30 tahun.

Mereka mencoba memprovokasi personel polisi yang berjaga di dalam lahan parkir mobil Gedung Sarinah Thamrin.

"Sini keluar kau," kata seorang provokator.

Adapun massa yang paling awal memicu kericuhan di Jalan MH Thamrin berasal dari depan Djakarta Theater.

ANTARA mencoba melihat kondisi massa di depan Djakarta Theater dan mendapati sejumlah massa melempari polisi dengan bom molotov dan batu.

Mereka juga membakar botol-botol bekas di tengah jalan.

Polisi mencoba membubarkan massa dengan tembakan gas air mata, sehingga beberapa oknum massa terluka dan dirawat relawan dari Dimpet Dhuafa yang bersiaga di Jalan KH Wahid Hasyim.

Polri perdalam penyidikan dalang kerusuhan pascapemilu

Pewarta:
Editor: Kunto Wibisono
Copyright © ANTARA 2019
Polisi tangkap provokator yang bersembunyi di Pasar Slipi Sebelumnya

Polisi tangkap provokator yang bersembunyi di Pasar Slipi

Deklarasi dukungan relawan Anies Baswedan maju Pilpres 2024 Selanjutnya

Deklarasi dukungan relawan Anies Baswedan maju Pilpres 2024