counter

Kericuhan terjadi di Slipi

Calon independen minimal didukung 24 ribu calon pemilih
Warga mengamankan seseorang yang diduga sebagai provokator saat adanya konsentrasi massa di atas jalan layang Slipi Jaya, Jakarta, Rabu (22/5/2019). Sempat terjadi pembakaran bus Brimob di kawasan tersebut. ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal/ama.
Sebagian orang yang diduga terlibat aksi massa tersebut berhasil diamankan.
Jakarta (ANTARA) - Kericuhan antara massa dan polisi kembali terjadi di Slipi, Jakarta Barat, Rabu.

Sempat tenang sekitar tiga jam setelah aksi pembakaran bus Brimob di Petamburan, kericuhan terjadi lagi sekitar pukul 16.10 WIB di Jembatan Slipi Jaya sisi arah Slipi dan Kemanggisan.

Bahkan, akibat kericuhan tersebut Tol Dalam Kota yang berada di bawah Jembatan Slipi Jaya sempat ditutup di kedua arah selama sekitar 15 menit.

Akibat massa melempari dengan batu, pihak Kepolisian terus menghalau massa hingga ke arah Kemanggisan dengan menggunakan tembakan gas air mata.

Sebagian orang yang diduga terlibat aksi massa tersebut berhasil diamankan.

Hingga pukul 16.40 Tol Dalam Kota hanya dibuka di sisi jalur menuju Grogol dan Tangerang, sementara arah ke Senayan masih ditutup dan arus kendaraan diarahkan putar balik ke arah Grogol.

KILAS BALIK 2019 - SEPTEMBER: Dari OTT KPK hingga unjuk rasa tolak revisi UU KPK

Pewarta:
Editor: Ganet Dirgantara
Copyright © ANTARA 2019
Panglima tegaskan TNI "back up" Polisi tangani kerusuhan Sebelumnya

Panglima tegaskan TNI "back up" Polisi tangani kerusuhan

Deklarasi Santri Dukung Pemilukada Damai Selanjutnya

Deklarasi Santri Dukung Pemilukada Damai