counter

Polisi bubarkan massa yang berusaha merusak pagar berduri di Bawaslu

KPU Gorontalo Utara mengevaluasi fasilitasi kampanye Pemilu 2019
Anggota kepolisian menangkap salah seorang oknum massa aksi di depan Gedung Bawaslu, Jakarta, yang harus dibubarkan paksa pada Selasa (21/5/2019) malam. (Gilang Galiartha)
Jakarta (ANTARA) - Polisi kembali membubarkan massa aksi yang berkumpul di depan Kantor Bawaslu RI, di Jakarta, Selasa malam, sekitar pukul 22.35 WIB.

Sejumlah massa aksi sempat berusaha merusak pagar berduri di depan pintu Bawaslu sekira pukul 22.35 WIB

Mengantisipasi hal itu, petugas keamanan keluar dari area pagar berduri dan mengamankan sejumlah oknum pendemo yang dianggap memprovokasi

Saat massa berusaha merusak pagar kawat berduri petugas polisi mengimbau agar hal itu tidak dilakukan.

Awalnya, massa aksi meneriakkan yel-yel kencang ketika sejumlah petugas keamanan meninggalkan gedung Bawaslu.

Yel-yel berkembang menjadi aksi usaha perusakan pagar kawat berduri.

Wakapolres Jakpus AKBP Ari Ardian Rushadi, sempat berusaha menenangkan massa aksi, namun upaya perusakan kawat berduri tak berhenti, hingga memungkinkan dilewati 4-5 orang secara bersamaan untuk menyeberang.

Polisi kemudian membubarkan massa hingga berhamburan ke arah Jalan Wahid Hasyim.

Baca juga: Sejumlah perserta aksi damai kembali berkerumun di depan Bawaslu

Baca juga: Satu ruas jalan MH Thamrin mulai dibuka

 
Pewarta:
Editor: Joko Susilo
Copyright © ANTARA 2019
PAN akui hasil rekapitulasi KPU Sebelumnya

PAN akui hasil rekapitulasi KPU

Warga Garut protes caleg DPR terpilih dicoret dan diganti Mulan Jamela Selanjutnya

Warga Garut protes caleg DPR terpilih dicoret dan diganti Mulan Jamela