11.330 personil TNI siap amankan penetapan presiden/wapres 2019

Polri tanggapi temuan Amnesty Internasional terkait kekerasan Brimob
Foto : Iluatrasi Personil Tentara Nasional Indonesia

Kendari (ANTARA) - Dalam mengantisipasi pengamanan penetapan Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia, Panglima Kodam (Pangdam) XIV Hasanuddin Mayjen TNI Surawahadi, telah mempersiapkan sebanyak 11.330 personil Tentara Nasional Indonesia (TNI) untuk membantu Polri dan Pemerintah Daerah dalam memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat.

"Mudah-mudahan semua komponen masyarakat bekerjasama demi menciptakan iklim yang kondusif," jelasnya.

Pangdam XIV Hasanuddin Mayjen TNI Surawahadi (kanan) bersama Gubernur Sultra Alimazi (kiri). (Foto ANTARA/ Muhammad Harianto).

 

"Kita sudah laksanakan gelar pasukan dan insyah Allah peran serta masyarakat untuk sama-sama menjaga dan tidak termakan hoaks yang merusak kebersamaan," harapnya.

Untuk itu Surawahadi menegaskan, semua elemen masyarakat, TNI dan Polri agar saling menjaga pertahanan dan keamanan di wilayah masing-masing demi terciptanya situasi yang aman, damai, terkendali serta kondusif.

"Untuk TNI sendiri selalu memperhitungkan kemungkinan terburuk, kalaupun itu terjadi TNI bersama Polri, Pemerintah Daerah selalu koordinasi dalam menjaga kondisi aman, damai serta kondusif karena itu sudah masuk dalam prosedur tetap," tegasnya.

Panglima TNI dan Kapolri apresiasi kesigapan personil TNI-Polri

Pewarta:
Editor: Kunto Wibisono
Copyright © ANTARA 2019
Hendak ikut aksi "people power", 5 orang diduga teroris diamankan Sebelumnya

Hendak ikut aksi "people power", 5 orang diduga teroris diamankan

Warga NU gelar istighotsah di daerah saat putusan MK Selanjutnya

Warga NU gelar istighotsah di daerah saat putusan MK