counter

PDIP: Prabowo ditinggalkan pendukung jika pakai cara inkonstitusional

DKPP rehabilitasi ketua KPU - Bawaslu terkait Bupati Mandailing Natal
Anggota DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Charles Honoris. (Istimewa)
Jadi, kalau ada pihak-pihak yang menentang hasil pemilu dengan cara-cara di luar konstitusi, mereka justru sedang melawan kehendak rakyat dan menentang kedaulatan rakyat itu. Jangan sekali-kali mengatasnamakan rakyat untuk tindakan-tindakan menentang
Jakarta (ANTARA) - Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPR Charles Honoris mengatakan Prabowo Subianto akan ditinggalkan pendukungnya jika menggunakan cara-cara inkonstitusional.

"Saya meyakini mayoritas pemilih Prabowo-Sandi percaya pada proses pemilu yang sudah berjalan dan mereka juga akan menentang jika ada pihak-pihak yang menempuh jalan di luar konstitusi," kata Charles di Jakarta, Jumat.

Menurut Charles, upaya-upaya inkonstitusional tidak akan berhasil karena rakyat Indonesia tidak akan mengizinkan terjadinya upaya penggulingan kekuasaan terhadap pemerintah yang dipilih secara sah oleh rakyat.

"Sebab kita semua sadar tindakan inkonstitusional hanya akan merusak semua aspek kehidupan berbangsa dan bernegara," tambah Charles.

Dikatakannya, apa yang akan diputuskan KPU pada 22 Mei mendatang adalah mandat rakyat Indonesia yang diberikan kepada presiden dan wakil presiden terpilih.

"Jadi, kalau ada pihak-pihak yang menentang hasil pemilu dengan cara-cara di luar konstitusi, mereka justru sedang melawan kehendak rakyat dan menentang kedaulatan rakyat itu. Jangan sekali-kali mengatasnamakan rakyat untuk tindakan-tindakan menentang hukum," ujar Charles.

Kalaupun penyelenggaraan Pemilu 2019 dituding ada kecurangan, kata Charles, sebaiknya kubu 02 membuktikan klaimnya tersebut lewat jalur hukum ke Mahkamah Konstitusi (MK).

"Diperlukan jiwa kenegarawanan Prabowo-Sandi untuk menyikapi apa pun hasil yang akan ditetapkan KPU nanti," kata Charles.

KPU tetapkan 55 calon terpilih anggota DPRD Provinsi Papua

Pewarta:
Editor: Kunto Wibisono
Copyright © ANTARA 2019
Jelang pengumuman KPU, Ma'ruf Amin ingatkan jaga kesepakatan negara Sebelumnya

Jelang pengumuman KPU, Ma'ruf Amin ingatkan jaga kesepakatan negara

Bawaslu: dua orang dipenjara akibat politik uang di Jakarta Selanjutnya

Bawaslu: dua orang dipenjara akibat politik uang di Jakarta