counter

KPU Kalsel rampungkan pleno tiga kabupaten, HSS dipending

Mendagri ajak kontestan Pilkada adu gagasan penanganan Covid-19
Ketua KPU Provinsi Kalsel Sarmuji menerima kotak suara dari komisioner KPU Kabupaten Banjar yang menjadi daerah terakhir menyerahkan hasil pleno. (antara/foto/firman)
Banjarmasin (ANTARA) - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Kalimantan Selatan pada Rabu (8/5) sore telah merampungkan pleno atau penghitungan suara untuk tiga kabupaten. Sedangkan untuk Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) terpaksa dipending lantaran dinilai bermasalah terkait sinkronisasi data pengguna hak pilih.

"Jadi yang sudah selesai hingga istirahat sore ini adalah Kabupaten Tanah Laut, Barito Kuala dan Balangan. Untuk HSS kita pending karena ada perubahan sertifikat di tingkat PPK," terang Ketua KPU Provinsi Kalsel Sarmuji.

Dia menjelaskan, untuk KPU HSS diminta mengembalikan kepada mekanisme rapat pleno di tingkat PPK dengan mengundang Panwascam dan saksi di tingkat pemilihan kecamatan, sehingga setelah nantinya disetujui angkanya dan ditandatangani, baru dikirim lagi ke provinsi.

"Jadi besok kami minta sudah dilaksanakan kembali rapat pleno di tingkat PPK setempat yang dinilai masih ada masalah tadi," bebernya.

Rapat pleno yang berlangsung di Ballroom Calamus Rattan Inn Banjarmasin itu dijadwalkan kembali dilanjutkan pada Rabu malam setelah Shalat Tarawih pukul 21.00 WITA.

Sarmuji berharap, pada hari pertama itu bisa merampungkan delapan kabupaten, sehingga pada hari kedua Kamis (9/5), tersisa tujuh daerah yang bisa diselesaikan semua.

Sementara KPU Kabupaten Banjar menjadi daerah terakhir yang menyerahkan hasil pleno mereka ke KPU Kalsel. Komisioner KPU Kabupaten Banjar tiba di lokasi acara pleno provinsi pada Rabu sore pukul 15.30 WITA.

Sarmuji pun menyambut gembira datangnya kotak suara hasil penghitungan dari Kabupaten Banjar tersebut, lantaran lengkap sudah semua kabupaten menyerahkannya.

"Kami memaklumi dikarenakan Kabupaten Banjar yang memiliki DPT terbanyak kedua setelah Kota Banjarmasin. Kemudian juga terdiri dari 20 kecamatan, sehingga perlu waktu bagi mereka merampungkan pleno di sana. Berbeda dengan Banjarmasin, meski DPT terbanyak, namun hanya 5 kecamatan," pungkasnya.

Di sisi lain, Sarmuji mengapresiasi TNI dan Polri yang mengamankan kegiatan rapat pleno hingga berlangsung aman dan lancar tanpa ada gangguan sedikit pun.

"Alhamdulilah situasi daerah kita aman dan kondusif berkat kerja keras Kapolda, Danrem dan Pangdam beserta seluruh jajarannya mengawal proses pemilu ini. Terima kasih juga kami sampaikan kepada masyarakat yang mendukung dan mengapresiasi kinerja penyelenggara pemilu yang kini masih bekerja menyelesaikan penghitungan suara," tandasnya.

Bimtek antikorupsi bagi penyelenggara dan pemilih pemilu di Aceh

Pewarta:
Editor: Kunto Wibisono
Copyright © ANTARA 2019
PDI Perjuangan pertahanankan 15 kursi di DPRD Surabaya Sebelumnya

PDI Perjuangan pertahanankan 15 kursi di DPRD Surabaya

KPU sederhanakan surat suara pemilu serentak 2024 Selanjutnya

KPU sederhanakan surat suara pemilu serentak 2024