counter

Warga Badui berharap kedamaian momentum tradisi ngalaksa

DKPP rehabilitasi ketua KPU - Bawaslu terkait Bupati Mandailing Natal
Ayah Lamri ,seorang tokoh Badui berharap negara penuh kedamaian sehingga membawa kesejahteraan masyarakat Indonesia
Lebak (ANTARA) - Masyarakat Badui di pedalaman Kabupaten Lebak, Banten, berharap bangsa ini penuh kedamaian dan memperkuat persatuan pascapemilihan umum (Pemilu) 2019.

"Kita momentum tradisi ngalaksa agar seluruh bangsa Indonesia menjaga kedamaian," kata Ayah Lamri (62) tokoh warga Badui saat ditemui perayakan ngalaksa di Kampung Cibengkung Desa Menteng Jaya Kecamatan Leuwidamar Kabupaten Lebak, Minggu.

Masyarakat Badui yang tinggal di pegunungan Kendeng tentu mendoakan agar bangsa ini semakin kuat dan tidak terpecah belah. Persatuan dan kesatuan bangsa juga kedamaian harus dijaga serta dilestarikan.

Sebab, masyarakat Indonesia memiliki keanekaragaman perbedaan suku, agama, bahasa, budaya dan adat. Namun, berkat ideologi Pancasila itu dapat menyatukan persatuan dan kesatuan bangsa.

"Kami berharap kedamaian dapat dinikmati, sehingga kehidupan masyarakat menjadi lebih sejahtera dan merasa tenang tanpa terjadi perpecahan," katanya menjelaskan.

Menurut dia, perayaan ngalaksa itu mengucapkan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa agar bangsa ini tetap damai dan bersatu, meski sempat terjadi perbedaan pandangan politik. Perbedaan politik boleh berbeda,namun lebih mengedepankan persatuan dan kesatuan bangsa.

"Kita berdoa agar presiden terpilih nanti tetap hidup damai dan bersatu juga memberikan kesejahteraan masyarakat menjadi lebih baik," katanya.

Sarman (35) warga Badui mengapresiasi calon presiden Joko Widodo dan Prabowo Subianto kembali bersatu pascapemilu dengan penuh kedamaian,sehingga cukup menyejukan masyarakat. Sebelumnya, kata dia, pihaknya merasa prihatin pascapemilu menyebar isu saling kemenangan pilpres.

Padahal, KPU RI sendiri belum menetapkan kemenangan pilpres. Selain itu juga menyebar berita hoaks hingga provokasi, sehingga menjadikan ancaman perpecahan. Namun, melalui kembali bersatu Jokowi-Prabowo dapat memberikan kedamaian dan kesejukan.

"Kami minta jangan sampai bangsa ini terpecah belah, karena bisa membawa mudarat, sengsara juga ketakutan," ujarnya.

Sementara itu, Samad (45) mengaku bahwa masyarakat Badui sangat mendoakan bangsa ini penuh kedamaian, sehingga negara menjadi aman.

Apabila, negara itu damai dan aman maka kehidupan masyarakat juga sejahtera.

"Warga Badui berjualan madu ke Jakarta merasa tenang dan nyaman jika negara itu penuh kedamaian," katanya menjelaskan.

Seekor ikan hiu paus terdampar di perairan Lebak

Pewarta:
Editor: Ruslan Burhani
Copyright © ANTARA 2019
Sulteng mulai gelar pleno rekapitulasi Pemilu di KPU Sebelumnya

Sulteng mulai gelar pleno rekapitulasi Pemilu di KPU

Nadiem dapat dukungan dari Asosiasi Driver Online Selanjutnya

Nadiem dapat dukungan dari Asosiasi Driver Online