BPN gelar pleno sikapi indikasi pelanggaran Pemilu 2019

Polisi temukan TKP lima korban tewas kericuhan 22 Mei
Direktur Relawan BPN Prabowo-Sandi, Ferry Mursyidan Baldan memberikan keterangan pers, di Jalan Kertanegara VI, Jakarta, Kamis. (Foto: ANTARA/Imam B)
Jakarta (ANTARA) - Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi siap menggelar rapat pleno pada Kamis sore, untuk menyikapi adanya indikasi pelanggaran Pemilu 2019 yang dinilai bersifat Terstruktur, Sistematis, dan Masif (TSM).

"Kamis pukul 16.00 WIB, kami akan menggelar rapat pleno berkaitan dengan pelanggaran pemilu dan pelanggaran penghitungan suara," kata Direktur Relawan BPN Prabowo-Sandi, Ferry Mursyidan Baldan, di Jalan Kertanegara VI, Jakarta, Kamis.

Dia mengatakan, Ketua BPN Prabowo-Sandi, Djoko Santoso akan memimpin langsung rapat pleno dan seluruh direktur yang ada dalam BPN akan hadir, antara lain Direktur Saksi, Direktur Advokasi dan Hukum, dan Direktur Relawan.

Ferry mengatakan, rapat pleno itu juga akan membahas langkah-langkah persiapan menghadapi Pemungutan Suara Ulang (PSU) di berbagai daerah yang dilakukan tanggal 27 April 2019.

"Rapat tersebut juga membahas bagaimana menghadapi PSU tanggal 27 besok dan beberapa hal persiapan menghadapi rekapitulasi suara di tingkat kabupaten/kota," ujarnya.

Ferry juga mengatakan, rapat tersebut membahas dan memperbaharui informasi terkait berbagai temuan dugaan kecurangan Pemilu 2019.

TKN mantap hadapi gugatan sengketa pilpres di MK

Pewarta:
Editor: Budisantoso Budiman
Copyright © ANTARA 2019
KPU NTT imbau parpol tambah saksi percepat pleno Sebelumnya

KPU NTT imbau parpol tambah saksi percepat pleno

Sidang MK, KPU nilai tim kuasa hukum BPN tidak taat hukum acara Selanjutnya

Sidang MK, KPU nilai tim kuasa hukum BPN tidak taat hukum acara