Dua orang pengawas pemilu di Bangka Barat menjalani pemulihan

KPU siap hadapi 326 gugatan pemilu
Ketua Bawaslu Kabupaten Bangka Barat, Rio F Pahlevi. (babel.antaranews.com/ Donatus DP)
Muntok, Babel (ANTARA) - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Bangka Barat, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menyatakan dua orang petugas pengawas pemilu masih menjalani pemulihan setelah mendapatkan perawatan cukup serius usai bertugas mengawal pelaksanaan pemungutan suara beberapa hari lalu.

"Dua orang petugas pengawas tersebut masing-masing satu orang pengawas TPS 10 Desa Berang dan pengawas pemilu Desa Pusuk sempat mendapatkan perawatan serius tim medis karena faktor kelelahan dalam menjalankan tugas," kata ketua Bawaslu Kabupaten Bangka Barat, Rio F Pahlevi di Muntok, Rabu.

Menurut dia, beban berat tugas yang harus diemban para pengawas dan penyelenggara untuk menyukseskan pelaksanaan pesta demokrasi tahun ini cukup berat.

Selain melakukan pendampingan pada proses pemungutan suara, mereka juga jauh-jauh hari sebelumnya sudah melakukan pengawasan tahapan kampanye, penertiban alat peraga dan patroli pada masa tenang.

"Pada saat logistik tiba di kantor kepala desa, para pengawas juga wajib hadir untuk memastikan seluruh proses berjalan sesuai aturan," ujarnya.

Selanjutnya, para pengawas mengawal proses pengambilan logistik dari gudang desa menuju TPS masing-masing dan mengikuti proses pemungutan, penghitungan dan rekapitulasi hingga mengembalikan logistik tersebut ke kantor kecamatan masing-masing di hari yang sama.

"Tugas itu cukup berat dan kami maklum jika ada petugas yang jatuh sakit karena kelelahan," katanya.

Dengan pengalaman pelaksanaan Pemilu 2019, pihaknya akan mengusulkan pada pemilu selanjutnya untuk menambah jumlah pengawas tingkat desa menjadi minimal 50 persen jumlah TPS di desa tempat tugas.

Menurut Rio, para petugas pengawas diwajibkan menunggu TPS dari awal hingga akhir untuk mengantisipasi terjadinya kemungkinan kecurangan, keberpihakan dan proses yang tidak sesuai aturan.

"Kami berharap adanya penambahan personel bisa menekan terjadinya pelanggaran sekaligus meringankan beban kerja pengawas di daerah yang cukup luas seperti di Kabupaten Bangka Barat," katanya.

Baca juga: Akademisi: Utamakan rekrut generasi muda sebagai KPPS
Baca juga: PPLN Kuala Lumpur siapkan pemungutan suara ulang
Baca juga: Tiga PPK di Surabaya selesaikan rekapitulasi suara

Gugatan ke MK merupakan tuntutan masyarakat

Pewarta:
Editor: Tasrief Tarmizi
Copyright © ANTARA 2019
Akademisi: Utamakan rekrut generasi muda sebagai KPPS Sebelumnya

Akademisi: Utamakan rekrut generasi muda sebagai KPPS

Jalan depan KPU RI masih alami penutupan Selanjutnya

Jalan depan KPU RI masih alami penutupan