Dua pengawas pemilu di NTT meninggal dunia

HMI Padang tuntut pemerintah segera evaluasi pemilu 2019
Jemris Fointuna (ANTARA FOTO/Bernadus Tokan)
Kupang (ANTARA) -
Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) mencatat, dua orang petugas pengawas pemilu meninggal dunia akibat kelelahan selama pelaksanaan Pemilu 2019.

"Ada dua orang yang dilaporkan meninggal dunia. Tersebar di dua kabupaten," kata Divisi Pencegahan dan Hubungan Antar Lembaga Bawaslu Provinsi NTT Jemris Fointuna, di Kupang, Rabu.

Dia mengemukakan petugas pengawas pemilu di provinsi berbasis kepulauan ini yang meninggal dunia maupun sakit karena mengalami tindak kekerasan maupun kecelakaan, selama pelaksanaan Pemilu 2019.

Menurut dia, selain dua orang meninggal, satu orang sakit dan sedang menjalani rawat inap, dua orang rawat jalan. Ketiganya tersebar di tiga kabupaten.

Bawaslu juga mencatat, satu petugas pengawas mengalami kekerasan saat bertugas, dan enam orang mengalami kecelakaan lalu lintas di tiga kabupaten.

Pihaknya akan memberikan bantuan medis kepada mereka yang mengalami sakit, baik karena kelelahan, kekerasan maupun karena kecelakaan.

Sementara korban yang meninggal dunia, belum ada petunjuk lebih lanjut secara nasional.

"Tetapi kami tetap upayakan agar ada santunan bagi mereka, karena mereka mengalami musibah pada saat sedang menjalankan tugas sebagai pengawas pemilu," kata Jemris pula.
 

Pedagang kaki lima korban kerusuhan dipanggil ke istana

Pewarta:
Editor: Budisantoso Budiman
Copyright © ANTARA 2019
Jokowi-Ma'ruf ungguli Prabowo-Sandi di Taiwan Sebelumnya

Jokowi-Ma'ruf ungguli Prabowo-Sandi di Taiwan

KPU siap hadapi gugatan sengketa Pemilu Prabowo-Sandi di MK Selanjutnya

KPU siap hadapi gugatan sengketa Pemilu Prabowo-Sandi di MK