FKH ajak antarpendukung kembali bersatu melalui musik

Kawasan Menteng kondusif usai kepulangan massa Aksi 22 Mei
Pertunujukkan musik di Setu Joglo Nusantara Pengasinan Depok, Jawa Barat. (Megapolitan.antaranews.com/Foto: Feru Lantara)
Depok (ANTARA) - Forum Komunitas Hijau Kota Depok Jawa Barat mengajak antarpendukung capres dan cawapres untuk kembali bersatu menatap masa depan bersama dengan menggelar acara musik Setu Jazz.

"Kita sudah menunaikan tugas yang merupakan bagian dari proses demokrasi. Kemarin terbelah karena saling dukung-mendukung, saat ini mari kembali bersatu menatap masa depan,"ujar Koordinator FKH Kota Heri Syaifuddin di Joglo Nusantara Depok, Minggu.

Heri mengungkapkan, adanya perselihan pasca pemilu tak bisa dihindari dan soal perhitungan suara ada pada wilayah KPU. Untuk itu, dirinya minta agar masyarakat jangan terpolarisasi pada kelompok yang tidak bertanggungjawab.

"Soal quick count jangan terlalu diperhatikan karena ada lembaga resmi yang kewenangan untuk menanganinya," katanya.

Ia menambahkan melalui musik untuk membangun harmoni, melalui dialog untuk merajut kembali kebersamaan dan persatuan. Terkadang, lanjutnya, di medsos kurang banyak dipahami sehingga masih menimbulkan salah tafsir.

"Dengan bertatap muka secara langsung bisa dilihat secara langsung gesture, mimik wajah bisa dipahami. Harapannya kita kembali bersatu dalam membangun mimpi ke-Indonesia-an, kembali mengawal mimpi bersama. Melalui kanal kebijakan politik, kita dorong legislatif dan eksekutif dalam membangun saluran komunikasi," ujarnya.

Sementara itu Praktisi Politik dan Sosial Despen Ompusunggu mengajak untuk kembali bersatu dan melupakan kompetisi pemilu, karena hidup rakyat bukan dari pemilu. "Yang penting proses ini kita kawal sampai selesai karena ada KPU dan Bawaslu mari kita serahkan serta percayakan padanya," ujarnya.

Despen menuturkan Depok sebagai kota penyangga, harus berkawan jangan sampai terjadi friksi. Dirinya mengajak kembali untuk mempererat persaudaraan dan harmoni.

"Ya wajar, kalau ada kecewa yang menang tidak usah jumawa. Ini yang kalah harus tetap tegak, kita yakin TNI-Polri jamin tidak ada lagi tindak anarkis. Mari kita jaga keutuhan dan kebersamaan ini," ujarnya.

Dalam pagelaran musik ini selain penampilan musik jazz dari Mahagenta, juga ada penampilan dari Raga Jazz, UE Nusantara, Institut Musik Jalanan (IMJ), Wayang Beber dan lainnya. Pengunjung dari seniman, sejarawan, aktifis sosial, dan lainnya larut dalam kebersamaan indahnya harmoni musik.

Jokowi targetkan raih 55% suara di Depok

Pewarta:
Editor: Kunto Wibisono
Copyright © ANTARA 2019
Rekapitulasi Penghitungan Suara Tingkat PPK Digelar di Bandarlampung Sebelumnya

Rekapitulasi Penghitungan Suara Tingkat PPK Digelar di Bandarlampung

Suasana kawasan Petamburan berangsur kondusif Selanjutnya

Suasana kawasan Petamburan berangsur kondusif