KPU DKI imbau masyarakat tidak sebarkan hoaks rekapitulasi surat suara

Calon anggota DPRD Provinsi Sulsel didominasi pendatang baru
Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta, Betty Epsilon Idroos di Merlynn Park, Jakarta Pusat, Sabtu (20/4/2019). ANTARA News/Dea N Zhafira)
Membuat hoaks dengan menyebarkan berita atau hasil suara yang salah, seperti, misalnya, menyebarkan foto form C1 tapi belum sah, belum ada tanda tangan dari KPPS dan saksi, itu tidak baik
Jakarta (ANTARA) - Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta, Betty Epsilon Idroos mengimbau seluruh pihak tidak membuat maupun menyebarkan hoaks terkait penghitungan dan rekapitulasi surat suara pada Pemilu 2019.

"Membuat hoaks dengan menyebarkan berita atau hasil suara yang salah, seperti, misalnya, menyebarkan foto form C1 tapi belum sah, belum ada tanda tangan dari KPPS dan saksi, itu tidak baik," kata Betty kepada ANTARA di Jakarta, Sabtu.

Menurut Betty, pengecekan kembali oleh masyarakat dengan mencermati kelengkapan pada foto C1 plano, penting untuk dilakukan agar mendapatkan informasi yang valid.

"Jadi coba kita cek dulu C1-nya, sudah lengkap apa belum," ujarnya.

Ketika disinggung mengenai hoaks seperti adanya kecurangan dan manipulasi data, Betty mengungkapkan bahwa KPU akan terus bekerja semaksimal mungkin dalam proses memasukkan data yang tengah berlangsung saat ini.

"KPU terus konsentrasi dengan pekerjaan kami. Yang di luar sana ya monggo saja. Yang jelas, 'scan' (pindai) C1 sudah ditampilkan ke publik. Kalau ada temuan, mau memberi masukan, kami apresiasi sekali," ucap Betty, menambahkan.

Sementara itu, rekapitulasi suara berlangsung pada 18 April hingga 22 Mei 2019, dan dilakukan secara manual dan berjenjang, mulai tingkat kecamatan, kemudian diteruskan tingkat kabupaten/kota dilanjutkan ke provinsi kemudian terakhir tingkat nasional.
Pewarta:
Editor: Chandra Hamdani Noor
Copyright © ANTARA 2019
KPU DKI harapkan perhatian publik awasi "real count" Sebelumnya

KPU DKI harapkan perhatian publik awasi "real count"

Polres Tanjungpinang siagakan 249 personel jelang 25 Mei 2019 Selanjutnya

Polres Tanjungpinang siagakan 249 personel jelang 25 Mei 2019