counter

Bawaslu: 20 TPS di Kepualuan Tanimbar belum lakukan pencoblosan

Calon independen minimal didukung 24 ribu calon pemilih
Ilustrasi - Petugas PPS Desa Kedotan bersama anggota Polri dan Linmas menggunakan perahu mengangkut logistik pemilu untuk dikumpulkan di PPK Kecamatan Sekernan Kabupaten Muaro Jambi. Kamis. (KPU Muaro Jambi/HO)
Ambon (ANTARA) - Ketua Bawaslu Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Maluku, Mathias Aubmawan mengatakan, hingga sore ini sebanyak 20 tempat pemungutan suara (TPS) belum melakukan pemungutan suara Pemilu 2019 karena logistik pemilu masih didistribusikan.

"Lagi-lagi alasan klasik yang disampaikan KPU bahwa logistik pemilu masih dalam proses pendistribusian," kata Mathias Alubmawan yang dihubungi dari Ambon, Kamis.

Menurut dia, hingga Kamis (18/4) pukul 16.00 WIT, warga di 20 TPS yang terdiri dari 17 TPS di Kota Saumlaki, dan tiga TPS di Desa Lermatang, Kabupaten Kepulauan Tanimbar (KKT) belum juga meakukan pencoblosan.

"Kami akan terus melakukan pemantauan, mendampingi dan membantu kekurangan yang terjadi.

Ia mengataka, KPU setempat sudah berusaha maksimal menjalankan tugasnya sehingga masyarakat juga diminta untuk bersabar dan mendukung.

Sebab masalah seperti ini juga terjadi terjadi di beberapa wilayah lain di Maluku.

Khusus di Tanimbar, proses pendistribusiannya tersisa untuk beberapa desa di Kecamatan Tanimbar Selatan, yaitu di Desa Sifnana, Lermatang, Latdalam, Bomaki dan Kelurahan Saumlaki.

KPU KKT juga telah berkoordinasi dengan KPU Provinsi Maluku namun hasilnya belum dilaporkan kepada pihaknya.
 
Pewarta:
Editor: Unggul Tri Ratomo
Copyright © ANTARA 2019
Media Babel diminta tidak publikasikan "quick count" pilpres Sebelumnya

Media Babel diminta tidak publikasikan "quick count" pilpres

Deklarasi Santri Dukung Pemilukada Damai Selanjutnya

Deklarasi Santri Dukung Pemilukada Damai